Semarang, SMJTimes.com – Seribu tokoh agama, ulama, santri hingga tokoh penghayat kepercayaan melalukan vaksinasi massal di Convention Hall, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Rabu (10/3/2021).
Bahkan Presiden Joko Widodo turut meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi bersama Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Eks Gubernur DKI Jakarta itu tiba di MAJT pukul 13.30 WIB, memakai kemeja putih bercelana hitam, dan memakai kopiah bewarna hitam.
Jokowi mengatakan tinjauan kerjanya kali ini untuk memastikan bahwa pelaksanaan vaksinasi kepada tokoh agama berjalan baik dan lancar.
“Siang ini saya berkunjung ke Kota Semarang untuk menghadiri penyelenggaraan vaksinasi untuk para ulama para tokoh lintas agama dan para santri. Saya melihat semua berjalan dengan baik, manejemennya rapi, prosesnya juga lancar,” ujar Jokowi dalam sambutannya, di Semarang.
Dia berharap kegiatan keagamaan dapat kembali berlangsung dengan normal usai vaksinasi massal ini.
“Kita berharap beliau-beliau yang telah divaksin bisa terlindungi agar tidak terpapar Covid-19 dan aktivitasnya di dalam rangka keagamaan bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu Direktur EIN Institue Semarang Ellen Nugroho mengaku senang mendapat giliran vaksin. Terlebih dipantau oleh orang nomor satu di Indonesia.
“Dari komunitas kami yang divaksin ada 10 orang dari jemaat Gereja Kristen Unitarian Indonesia. Tadi pertama kali diswab dulu sebelum masuk. Ternyata engga sengeri yang dibayangkan. Hasilnya langsung keluar tidak sampai 30 menit. Lolos screening negatif,” katanya.
Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Darodji menambahkan, vaksinasi massal hari ini menyasar mulai dari Imam masjid, kiai pondok pesantren, tokoh agama lain dan juga santri.
“Semoga ini bisa meyakinkan masyarakat bahwa kita (tokoh agama) tidak ada penolakan. Dulu yang mirasani (melihat) seperti ini. Jadi tokoh agama yang dianggap menolak tidak ada lagi,” ucap Daroji. (*)
Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Jokowi Tinjau Vaksinasi 1.000 Tokoh Agama di Semarang”
Komentar