oleh

Bupati Rembang Terbitkan Surat Edaran Pemberlakuan PPKM

Rembang, SMJTimes.com – Kabupaten Rembang menjadi salah satu daerah Provinsi Jateng yang diwajibkan melakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Merespons kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rembang melayangkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh jajaran instansi dan masyarakat.

Berdasarkan Surat Edaran nomor 440/0029/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Rembang sejumlah pembatasan diberlakukan di beberapa tempat pada 11-25 Januari. Mulai dari penerapan Work From Home (WFH) sebanyak 75 persen di instansi perkantoran.  Sedangkan, sisanya 25 persen melakukan kerja Work From Office (WFO).

Baca juga: Bupati Rembang Pimpin Pemberangkatan Jenazah Dokter Budi Darmawan

Sedangkan, tempat keramaian dibatasi menampung 25 persen pengunjung dengan pembatasan operasional hingga 19.00 WIB.  Ketentuan ini menyasar restoran, cafe, warung kopi, dan toserba. Jika dibanding dari pembatasan sebelumnya, jam operasional ini diperpendek yang semula sampai pukul 22.00 WIB.

Baca Juga :   Masker Boleh Dilepas, Begini Respon Bupati Rembang

Sementara itu, di bidang Pendidikan, Pemkab Rembang mengharuskan pembelajaran secara daring. Begitu juga, tempat ibadah dibatasi dengan kuota pengunjung 50 persen dari kapasitas yang ada. Meski begitu, bidang industri masih diperbolehkan operasional dengan syarat menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Masa Pandemi Harga Rajungan di Rembang Sempat Anjlok

Komentar