oleh

Keluarga Pencuri Kotak Amal Sebab Persoalan Ekonomi

Malang, SMJTimes – Satu keluarga mencuri kotak amal masjid di kawasan Kabupaten Malang ditengarai oleh persoalan ekonomi yang membelit. Pelaku, RSH (43) mengaku menganggur selama dua bulan dari sebelumnya sebagai kenek bus.

“Motifnya adalah ekonomi,” ujar Kapolres Malang AKBP Hendri Umar kepada wartawan di Mapolres Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Lakukan Penertiban, Satpol PP Semarang Turunkan Spanduk Habib Rizieq

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Hendri mengungkapkan, RSH mengaku dulunya bekerja sebagai kenek bus. Pandemi COVID-19 membuat tersangka kehilangan pekerjaan.

“Tersangka dulu kenek bus, dan beralasan karena pandemi COVID-19 kehilangan pekerjaan dan kemudian menganggur,” beber Hendri.

Baca juga: Diduga Hasil Curian, Begini Fakta Mobil Fortuner yang Jadi Seserahan Mewah di Pati

Baca Juga :   E-Sports Tournament Pati 2021 Digelar untuk Bidik Atlet Bertanding di Porprov

Karena tak memiliki pekerjaan itulah, tersangka RSH nekat mencuri uang di dalam kotak amal masjid. Parahnya, RSH memaksa istri dan anaknya ikut melancarkan aksi kejahatannya.

“Tersangka mengaku putus asa, karena tidak punya pekerjaan. Kemudian mempunyai niat mencuri. Dan memaksa istri dan anaknya untuk ikut. Jika tidak, tidak akan dinafkahi,” beber Hendri Umar.

Baca juga: Video : Pria Tewas di Mobil, Tinggalkan Surat Wasiat

Penelusuran ini bermula dari penyelidikan rekaman CCTV pencurian kotak amal di sebuah masjid wilayah Pagelaran, Kabupaten Malang.

Dari situlah, Satreskrim Polres Malang berhasil mengidentifikasi pelaku, dibantu Polsek Pagelaran akhirnya pelaku bisa diamankan.

“Tersangka diamankan Sabtu siang, oleh Satreskrim dibantu Polsek Pagelaran. Selain tersangka, turut juga disita barang bukti kejahatan,” beber Hendri.

Baca Juga :   BPBD Membentuk Masyarakat Tangguh Bencana di Dukuhseti

Baca juga: Laporkan Dugaan Korupsi Rektor, Mahasiswa Unnes Dipulangkan

Tersangka dikenakan Pasal 263 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Selama beraksi mencuri kotak amal dan mukena di masjid-masjid, satu keluarga terdiri dari bapak, ibu dan anak tersebut kompak. Mereka bergantian menjaga agar tidak ketahuan.

Salah satu aksinya di Masjid Darul Khoirut di Jalan Wahid Hasyim, Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Kamis (19/11/2020) terekam CCTV. Mereka membuka kotak amal dengan mencongkel bagian tutupnya. Seluruh isi kotak amal kemudian dikuras pelaku dan terlihat dimasukkan ke tas yang sudah dibawa. (*)

Baca juga: 

Baca Juga :   Pemkab Rembang Targetkan Mempunyai Perda Pengelolaan Air Limbah Domestik

Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul “Ekonomi Jadi Alasan Keluarga ini Curi Kotak Amal

Komentar

News Feed