Wujudkan Pernikahan yang Harmonis, Simak Tips Dari Ahli Berikut Ini!

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Setiap pasangan umumnya menginginkan pernikahan bahagia, meski terkadang muncul permasalahan yang bisa memicu perdebatan. Perdebatan ini mungkin lumrah dialami, namun apabila nantinya perdebatan tersebut malah menimbulkan kesalahpahaman yang tidak terselesaikan, hal ini tentu saja akan berpengaruh dalam keharmonisan rumah tangga.

Untuk itu, beberapa ahli memberikan tips-tips dalam menjaga keharmonisan pasangan, khususnya bagi mereka yang telah menikah. Berikut beberapa tips yang bisa anda aplikasikan;

Memahami Diri Sendiri

Dilansir dari Detik, menurut Lair Torrent yang seorang pakar hubungan berlisensi dan terapis, ia mengatakan ada beberapa cara umum dan sederhana untuk memperkuat hubungan. Salah satunya adalah memahami diri sendiri. Artinya, setiap individu perlu berusaha untuk tampil dan menjadi versi terbaik dari diri sendiri, pasangan, dan pernikahannya. Komunikasi yang paling penting adalah saat anda menunjukkan bagaimana diri anda kepada pasangan dan hubunganmu.

Ingat lah Tujuan Bersama Saat Berdebat

Menurut Torrent, saat anda dan pasangan berdebat, anda tidak boleh hanya berjuang untuk menang atau selalu mengganggap diri sebagai korban. Pertengkaran akan terus terjadi saat satu sama lain menginginkan dirinya menang, sementara lainnya kalah. Pemikiran seperti itu tidak dibenarkan.

Jika kalian memang masih ingin bersama, maka perlu untuk mempertimbangkan bahwa pada akhirnya tujuan anda dan pasangan adalah sama.

“Hubungan sehat yang melewati ujian waktu adalah hubungan di mana masing-masing pasangan menyadari bahwa hubungan tersebut adalah permainan zero-sum-artinya, jika pasangan kamu kalah, maka kamu juga kalah. Dan jika kamu benar-benar mencintai orang ini, mengapa kamu ingin mereka kehilangan sesuatu?” jelas Torrent.

Bertanggung Jawab

Menurut Torrent, tips pernikahan yang langgeng adalah saling memiliki tanggung jawab. Tanggung jawab ini tidak hanya bersifat materiil, namun juga tanggung jawab emosional. Pasangan yang matang adalah seseorang yang mampu menerima perbedaan dan saling menerima kekurangan pasangan.

“Ini adalah obat yang hanya ingin diminum oleh sedikit orang, tetapi inilah yang membuat semua perbedaan. Tanda dari hubungan yang benar-benar matang adalah ketika kedua pasangan melihat kekurangan mereka, mengetahui di mana mereka salah langkah, dan tidak takut untuk mengakuinya. Tanggung jawab pribadi adalah jalan yang jarang dilalui. Ini adalah jalan kecerdasan emosional,” lanjut Torrent.

Rasa Saling Percaya

Dikutip dari VOI, Jason Whiting, Ph.D., seorang profesor di Brigham Young University dan terapis pernikahan serta keluarga berlisensi melakukan sebuah riset dengan mewawancarai beberapa orang wanita yang tinggal di kota dengan penghasilan rendah.

Ditemukan bahwa kepercayaan menjadi faktor penting dalam mempertahankan hubungan. Mereka menghargai kepercayaan dan kesetiaan mengalahkan apapun. Saat tidak menemukan dua aspek tersebut dalam hubungan, maka mereka memilih tidak menikah. Selain itu, beberapa dari mereka memiliki pengalaman buruk terkait kesetiaan di masa lalu.

John Gottman, seorang peneliti dari Universitas Washington juga melakukan pengamatan tentang interaksi pasangan selama 50 tahun. Ia menemukan bahwa hubungan yang sukses berkaitan dengan membangun kepercayaan.

Rasa Saling Membutuhkan

Sue Johnson meneliti ada kaitan antara pasangan dan perubahan. Dari studinya ia berkesimpulan bahwa kebutuhan hubungan berkaitan dengan kondisi biologis. Seseorang menginginkan pasangannya menganggap dirinya penting dan dibutuhkan.

Komentar