SMJTimes.com – Imbas peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa waktu lalu, hamparan bunga Edelweiss di Gunung Ciremai yang terletak di Provinsi Jawa Barat dilaporkan hangus terbakar hingga berubah menjadi arang.
Diketahui, peristiwa karhutla yang melanda kawasan Gunung Ciremai memunculkan dampak buruk pada tumbuhan endemik Jawa, yaitu bunga Edelweiss yang hangus menjadi arang.
Bahkan dalam sebuah rekaman video yang sengaja diambil oleh relawan, hanya terlihat sisa-sisa bunga Edelweiss yang berwarna putih saja. Kondisinya tampak layu akibat paparan asap kebakaran, hingga menghitam bersama dengan ilalang yang ada di sekitarnya.
“Ini hamparan Edelweiss. Edelweiss yang masih selamat ini sudah layu. Sudah layu. Hampir semua merata itu. Banyak dengan ilalang. Bercampur ini Edelweiss semua. Kita melaporkan ini dari Gunung Dulang Benteng Ciremai,” ujar suara dalam video tersebut, dikutip dari Detik.
Dalam hal ini, Ketua Tim Penyapu Masyarakat Peduli Api (MPA) Padabeunghar, Siliwangi Majakuning, bernama Darsa (51) atau yang akrab disapa Dodo, menanggapi video tersebut dengan membenarkan adanya kondisi dimana sejumlah bunga Edelweiss hangus terbakar.
Menurutnya, ada sekitar 10 hektare lahan bunga Edelweiss yang dilaporkan terbakar hingga menjadi arang, selain entitas lain yang ditemukannya seperti hewan endemik Jawa berupa bayi surili.
“Jenis Edelweiss paling sekitar 10 hektare-an yang kena. Semua tanaman di hamparan itu mati. Untuk di lereng utara Ciremai, dari mulai ketinggian 1.100 itu kan sudah mulai tumbuh Edelweiss tuh. Nah yang terbakar itu dari ketinggian 1200 Mdpl (meter di atas permukaan laut) sampai 1.800 Mdpl itu kebakar hamparannya,” jelas Dodo. (*)








Komentar