SMJTimes.com – Seorang aktor sekaligus produser asal Amerika Serikat (AS), Leonardo DiCaprio, bersama dengan yayasan yang dibentuknya, membagikan terkait peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan, Indonesia.
Melalui akun Instagramnya pada Minggu (04/10/2026), Leonardo DiCaprio membagikan sebuah video yang memperlihatkan nasib orang utan Kalimantan di tengah peristiwa karhutla yang membutuhkan bantuan.
Dalam caption yang ditulisnya, ia menjelaskan bagaimana peristiwa karhutla mampu mengancam kehidupan orang utan, dan respon dari Pemerintah Indonesia untuk menghadapi bencana ini. Meski demikian, pihaknya dinilai bukan pertama kali menyuarakan terkait alam dan hewan.
Leonardo DiCaprio diketahui telah berhasil melakukan pemanfaatan terhadap popularitasnya untuk menyuarakan alam dan hewan sejak muda tepatnya pada tahun 1998, hingga menjadi aktivis lingkungan sampai berhasil mendirikan sebuah yayasan Leonardo DiCaprio Foundation (LDF).
Dalam hal ini, LDF dilaporkan telah berhasil melakukan pendanaan terhadap lebih dari 200 proyek konservasi yang memberikan dampak tinggi bagi 50 negara, dengan fokusnya pada krisis iklim, pelestarian laut, dan perlindungan ekosistem yang rapuh.
Kemudian, LDF disebut telah melakukan perluasan jangkauan melalui keputusan bergabungnya ke dalam aliansi yang lebih besar pada tahun 2019 dengan fokus yang sama, yaitu perlindungan dan pemulihan keanekaragaman hayati di bumi.
Melalui aliansi tersebut, Leonardo DiCaprio meluncurkan dana darurat bagi kebakaran hutan di Amazon, Australia, hingga Taman Nasional Virunga di Afrika.
Selain itu, Leonardo DiCaprio juga pernah menjadi utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2014 sebagai ‘Utusan Perdamaian PBB untuk Perubahan Iklim’, dengan salah satu tugasnya untuk berbicara di sejumlah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) iklim penting, termasuk upacara penandatanganan Perjanjian Paris yang bersejarah. (*)









Komentar