SMJTimes.com – Salah satu mantan istri dari orang terkaya di dunia versi Forbes, Elon Musk, yang bernama Justine Wilson, mengungkap terkait dengan bagaimana mantan suaminya memanggil perempuan yang pernah mendampingi hidupnya.
Melalui wawancara yang dilakukan untuk film documenter berjudul Musk, Wilson mengatakan kepada sutradara Alex Gibney, bahwa Elon Musk menyebut para perempuannya sebagai breeders atau mesin penghasil keturunan.
Menurut Wilson, Elon Musk yang merupakan bos dari SpaceX dan Chief Executive Officer (CEO) dari Tesla, bahkan menganggap bahwa para perempuan penghasil keturunan itu bisa digantikan satu sama lain. Hal tersebut dinilai oleh Wilson sangat tidak manusiawi dan membuat tersinggung.
Melansir dari Detik, Wilson sebelumnya pernah secara resmi melakukan pernikahan dengan Elon Musk pada tahun 2000 hingga akhirnya memutuskan bercerai di tahun 2008, dengan enam anak termasuk seorang putra bernama Nevada yang meninggal dunia saat berusia 10 minggu.
Selain dengan Wilson, Elon Musk juga dikabarkan memiliki tiga anak dengan penyanyi Grimes, empat anak dengan seorang merupakan mantan eksekutif di perusahaan bioteknologi miliknya Neuralink bernama Shivon Zilis, serta seorang putra dengan mantan influencer sayap kanan Ashley St. Clair.
Diketahui, film documenter Musk ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026 mendatang. Namun setelah penayangan perdananya di Festival Film Venesia, Elon Musk justru meluapkan kemarahannya di media sosial X (Twitter), terkait dengan isi dari tayangan tersebut.
“Gibney [sutradara Alex Gibney] baru saja menyusun daftar orang-orang yang entah memiliki dendam pribadi atau bahkan tidak mengenal saya (tetapi tetap saja menyimpan dendam),” demikian pernyataan Elon Musk di akun pribadinya.
“Dia sama sekali tidak punya integritas. Manusia yang buruk,” tambahnya. (*)











Komentar