SMJTimes.com – Wakil Perdana Menteri Singapura atau Singapore’s Deputy Prime Minister (DPM) and Minister for Trade and Industry, Gan Kim Yong, memberikan respons terkait kebijakan Pemerintah Indonesia tentang ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Sebelumnya perlu diketahui, penerapan ekspor satu pintu tersebut difokuskan pada tiga komoditas sumber daya alam (SDA) strategis, seperti kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi.
Dalam hal ini, Gan menanggapi dengan mengatakan terkait pihaknya yang memahami prioritas setiap negara beserta tantangannya terkait pengelolaan komoditasnya. Dengan demikian, ia mengatakan bahwa Singapura akan tetap memposisikan diri sebagai mitra bagi Indonesia.
Untuk itu, pihaknya mengaku akan memastikan bahwa jalur perdagangan beserta rantai pasok antarnegara tidak akan terganggu akibat dari penerapan regulasi baru tersebut di Indonesia.
“Singapura akan bekerja bersama dengan Indonesia untuk memastikan Indonesia terus menjadi sebuah tujuan investasi yang menarik untuk Singapura,” ujar Gan dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip dari Detik Finance.
Selain itu, pihaknya juga akan terus memberikan dorongan terhadap pelaku usaha dan sejumla perusahaan asal Singapura untuk dapat beradaptasi dan mencari formula kerja sama terbaik dengan ekosistem baru yang diterapkan Indonesia.
“Kita akan terus bekerja bersama dengan perusahaan Singapura untuk mencari cara untuk bekerja bersama dengan Indonesia. Untuk memastikan ekspor kita ke Indonesia dan ekspor kita ke Indonesia akan terus berkembang,” jelasnya. (*)








Komentar