3 TNI Gugur di Lebanon, RI dan Negara Kontributor Kutuk Keras Serangan yang Didapat UNIFIL

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Republik Indonesia (RI) bersama dengan negara kontributor United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyampaikan kutukan kerasnya terhadap serangan terus-menerus yang mengakibatkan gugurnya tiga orang Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta melukai sejumlah penjaga dari negara lain.

Kutukan keras tersebut disampaikan oleh Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Duta Besar Umar Hadi, melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI ketika membacakan “Joint Statement on the Safety and Security of Peacekeepers” di Markas PBB, New York pada 9 April 2026.

Melansir dari Antaranews, pernyataan bersama tersebut diinisiasi oleh Indonesia yang telah mendapatkan dukungan oleh sejumlah negara kontributor pasukan UNIFIL beserta negara-negara anggota yang lainnya.

“Kami mengutuk keras serangan terus-menerus terhadap UNIFIL, termasuk serangan serius terbaru yang menelan korban jiwa tiga pasukan penjaga perdamaian Indonesia dan melukai beberapa pasukan penjaga perdamaian lainnya dari Prancis, Ghana, Indonesia, Nepal, dan Polandia,” berikut isi pernyataan tersebut.

Selain mengutuk keras, pernyataan tersebut juga mengatakan bahwa sejumlah negara kontributor pasukan UNIFIL dan negara anggota lainnya termasuk Uni Eropa, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas keamanan dan keselamatan TNI dalam peningkatan ketegangan di Lebanon sejak 2 Maret 2026.

“Keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB tidak dapat ditawar, dan kami mendesak PBB dan Dewan Keamanan untuk menggunakan semua alat yang tersedia untuk memperkuat perlindungan pasukan penjaga perdamaian PBB dalam lingkungan yang semakin berbahaya,” katanya. (*)

Komentar