Presiden Macron Ungkap Gugurnya Tentara Prancis Akibat Serangan di Lebanon

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Presiden Prancis, Emmanuel Macron memastikan kabar terkait gugurnya tentara kedua akibat serangan di Lebanon Selatan yang menargetkan kelompok pasukan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Anicet Girardin meninggal dunia pagi ini akibat luka-lukanya. Ia gugur untuk Prancis,” ucap Presiden Emmanuel Macron melalui pesan yang dipublikasikan di platform X (Twitter), dikutip dari Antaranews.

Sebelumnya, prajurit tersebut telah menjalani proses evakuasi di Prancis guna mendapatkan perawatan setelah dinyatakan terluka akibat serangan yang juga menewaskan Adjutant Florian Montorio dan melukai dua personel Prancis lainnya.

Dalam hal ini, Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis mengatakan bahwa serangan tersebut terjadi pada 18 April 2026 di Lebanon Selatan, yang insidennya juga tidak luput melibatkan kelompok bersenjata.

Setelah itu, Kementerian Angkatan Bersenjata menjelaskan bahwa prajurit Anicet Girardin dipulangkan ke Prancis pada 21 April 2026 hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka-lukanya.

Perlu diketahui, insiden tersebut terjadi ketika pasukan Prancis yang juga termasuk ke dalam bagian dari misi PBB melakukan aksi penjagaan di Lebanon Selatan dengan mengatasnamakan tim UNIFIL. (*)

Komentar