oleh

Pecah Telor! BPNT di Rembang Bakal Disalurkan Mulai Besok

Rembang, SMJTimes.com – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang mengumumkan pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk seluruh wilayah Indonesia akan dimulai pada Jum’at (8/4/2022).

Pencairan perdana ini diawali oleh daerah di Kepulauan Sumatera terlebih dahulu. Sementara itu untuk Jawa Tengah khususnya Kabupaten Rembang akan menyesuaikan data dari penerima manfaat sebagai persiapan.

“Besok pecah telor, tapi sementara dari Sumatera dulu. Kalau kita masih menunggu sinkronisasi data KPM-nya,” kata Etty Apriliana selaku Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial dan Pemberdayaan Sosial, Dinsos PPKB Kabupaten Rembang saat ditemui awak media pada Kamis (7/4/2022).

Pecah Telor! BPNT di Rembang Bakal Disalurkan Mulai Besok

Penyaluran dana BPNT ini akan dilakukan secara tiga tahap pada bulan April, Mei, dan Agustus. Dana tersebut bakal disalurkan oleh Himbara (Himpunan Bank Negara) dan PT Pos Indonesia.

Baca Juga :   Peresmian Gedung Universitas Terbuka di Rembang

Terdapat perbedaan penyaluran bantuan sosial kali ini, dana BPNT yang akan dialokasikan untuk pembelian minyak goreng oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Alokasi tersebut senilai Rp10.000.

“Jadi kan penyalurannya selama tiga bulan, nah per bulan Rp100.000. Total dapatnya Rp300.000, yang Rp100.000-nya nanti kita alokasikan untuk minyak goreng,” imbuhnya.

Alokasi untuk minyak goreng ini dilakukan untuk menanggapi keluhan masyarakat soal naiknya harga bahan pokok tersebut secara signifikan. Oleh karenanya, KPM diharap dapat memaksimalkan dana yang diberikan sesuai ketentuan.

Selain KPM, Pedagang Kaki Lima (PKL) juga akan menerima bantuan subsidi minyak goreng dengan besaran yang sama. Penyaluran tersebut nanti akan bersinergi dengan TNI-Polri.

Baca Juga :   Wisata Waduk Panohan Tersandung Perizinan

Untuk mencegah adanya kerumunan di masa pandemi Covid-19, penyaluran dana BPNT ini dibagi ke dalam beberapa sesi waktu. Sementara untuk penyandang disabilitas dan orang lanjut usia (lansia) akan diberikan secara door to door. (*)

Komentar

News Feed