oleh

Komisi D DPRD Minta Sosialisasi Prokes di Satuan Pendidikan Ditingkatkan

Pati, SMJTimes.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong peranan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sosialisasikan protokol kesehatan (prokes) menyongsong diterapkannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

Kali ini Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endang Sri Wahyuningati meminta agar tenaga pendidik, siswa, orang tua siswa, dan warga sekolah mendapat pentingnya edukasi akan pentingnya menjaga prokes.

“Perlu dilakukan sosialisasi pada orang tua sehinga tidak hanya anak, dan orang tua. Masyarakat sekitarnya juga harus diedukasi, seperti penjual makanan dan sebagainya agar menjaga prokes agar tidak ada penularan,” kata politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) itu saat diwawancara SMJTimes.com, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga :   Pertanian, Pati Kekurangan Pupuk NPK

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Pati itu mengatakan, paling cepat pelaksanaan PTM 100 persen dilakukan setelah tanggal 14 Januari 2022 mendatang, atau bertepatan dengan dua minggu pasca perayaan tahun baru.

Komisi D DPRD Minta Sosialisasi Prokes di Satuan Pendidikan Ditingkatkan

“Kalau tidak salah 14 hari dari Nataru kita tunggu saja Surat Edaran Bupati untuk memberikan landasan hukum bagi teman-teman pendidik dan pihak sekolah untuk memulai PTM,” kata Bu Ning.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah Bupati Pati Haryanto yang tidak terburu-buru memulai PTM 100 persen, mengingat masih ada ancaman varian virus baru meski kasus Covid-19 di Pati cenderung landai.

Tak hanya sosialisasi, ia juga meminta PTM terbatas di seluruh jenjang lembaga pendidikan terus dievaluasi dan dipantau. Langkah ini harus dilakukan untuk menciptakan suasana pendidikan yang kondusif sebelum PTM 100 persen dilakukan.

Baca Juga :   Dewan Minta Pemkab Pati Transparan Terkait Rincian Refocusing Anggaran

Perlu diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah telah mencanangkan PTM di sejumlah wilayah pada pekan pertama bulan Januari 2022 untuk daerah asesmen wilayah level 1.

Sementara Bupati Pati Haryanto hingga saat ini masih menerapkan PTM dengan kapasitas terbatas lantaran masih menunggu situasi pandemi terbaru. Pemkab Pati saat ini mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat Pati. (*)

 

Komentar