oleh

Pendamping PKH Gelar Workshop Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Rembang, SMJTimes.com – Puluhan pendamping Program Kelurga Harapan (PKH) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang rayakan 10 tahun PKH dengan menggelar Workshop bertajuk ‘Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Peran Dunia Usaha’.

Workshop digelar di Pendopo Museum RA. Kartini Rembang, Rabu (24/11/2021) hari ini.

Wakil Bupati Rembang, Muhammad Hanies Cholil Barro’ bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Rembang Hasiroh Hafidz, Perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Tengah, dan sejumlah relawan sosial di Rembang turut hadir pada acara tersebut.

Koordinator pendamping PKH, Guruh Wicaksono dalam sambutannya menceritakan, dalam 10 tahun terakhir jumlah pendamping PKH sudah mencapai 135 orang dari yang awalnya hanya 40 orang saja.

Baca Juga :   Jajaran Pemkab Rembang Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Seiring dengan peningkatan personel, berbagai capaian telah diraih. Khususnya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Rembang.

“Seluruh warga Kabupaten Rembang sudah menerima Rp 100 miliar dari program PKH. Dengan uang yang segitu banyaknya bukan hanya KPM PKH saja, tapi bisnis kecil, pedagang UMKM. Ketika ada KPM yang mengambil uang di PKH mereka kecipratan bantuan PKH,” kata Guruh dalam sambutannya hari ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro’ mengapresiasi 10 tahun kerja keras para pendamping PKH dan dinas terkait dalam mennyukseskan program sosial dan kesejahteraan masyarakat Rembang.

Ia menyebut, program PKH sejalan dengan visi Kabupaten Rembang yakni membangun infrastruktur pembangunan yang berkualitas dan berkeadilan.

Baca Juga :   Rembang Raih Anugerah Parahita Ekapraya

“Ini tujuan besar yang ingin kita capai bersama,” ucapnya.

“Kemiskinan ini tentu menjadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya kepala daerah dan pengusaha. Mari kita dengan semangat dan energi baru bisa saling bahu-membahu membuat Rembang yang lebih maju dan gemilang,” pungkas Gus Hanies. (*)

Komentar

News Feed