oleh

Dinarpus Pati Optimalkan Fungsi Perpustakaan bagi Masyarakat

Pati, SMJTimes.com – Setiap hari minggu di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Pati terdapat layanan kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Menurut Priyono Arief Fandillah selaku  Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Dinarpus Kabupaten Pati, mengungkapkan bahwa perpustakaan tidak hanya menyediakan referensi atau informasi untuk masyarakat dan datang berkunjung saat membutuhkan. Tetapi juga dapat meningkatkan ranah hidup masyarakat  dalam bidang ekonomi UMKM.

“Di Perpustakaan tidak hanya menyediakan untuk referensi ataupun untuk bahan bacaan dan kunjungan orang yang membutuhkan,” ungkap Arief kepada SMJTimes.com saat ditemui di kantornya, pada Selasa (19/10/2021).

Ia menambahkan sekarang ini pihaknya telah memperluas tujuan sesuai dengan surat edaran (SE) dari perpustakaan nasional (Perpusnas).

Baca Juga :   Permintaan Keringanan Retribusi Pasar Sulit Terealisasi

“Selain sebagai pusat referensi, kita juga membantu masyarakat secara aktif menyediakan literatur untuk kebutuhan meningkatkan ranah hidup masyarakat melalui peningkatan ekonomi UMKM,” jelas Arief.

Sehingga dalam hal ini, pihaknya menerapkan tujuan tersebut dengan melakukan pelibatan masyarakat bersama beberapa komunitas.

“Di Kabupaten Pati sendiri ada banyak komunitas, dan yang sudah MoU dengan kami ada 4 sampai 5 komunitas,” sambung Arief.

Dia juga menjelaskan komunitas yang hadir pun setiap minggu berubah, tidak hanya satu komunitas yang mengisi. Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam satu bulan ada 4 kegiatan dan 4 komunitas. Komunitas tersebut diantaranya komunitas kupat, komunitas menjahit, komunitas bukalapak, dan komunitas olahan pangan sehat.

Arief mengungkapkan bahwa setiap komunitas yang akan mengadakan kegiatan, sebelumnya jauh-jauh hari telah menginformasikan kegiatan tersebut melalui media sosial.

Baca Juga :   Langkah Dinkop UMKM Pati Minimalisir Penutupan Koperasi

“Apabila misalnya untuk Komunitas kupat, jika mereka mau mengadakan kegiatan hari ini membuat handicraft, mereka sudah memberi pengumuman di sosial medianya dan dicantumkan nomor mereka. Sehingga warga yang ingin mengikuti, mungkin syaratnya membawa bahan, dan sebagainya,” terangnya. (*)

Komentar

News Feed