oleh

Kemenag Pati Ajukan Bantuan Untuk Pesantren

Pati, SMJTimes.com – Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) telah selesai membuka pengajuan bantuan untuk pesantren pada tanggal 4 Oktober 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) PD Pontren Kemenag Kabupaten Pati, Subhan. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan oleh Kemenag tak berupa uang, melainkan barang.

“Menurut Kepdirjen, bantuannya berbentuk barang bukan berupa uang,” ujarnya, Rabu (6/10/2021).

Bantuan tersebut digunakan untuk penanggulangan Covid-19. Diketahui, bantuan tersebut sebesar Rp 25 juta. Dengan uang tersebut jenis barang yang akan diterima ada enam jenis.

“Ada pun barang yang akan diterima berupa masker headloop sebanyak 200 dengan jumlah anggaran Rp 10.700.000, masker earloop sebanyak 200 dengan jumlah anggaran Rp 10.500.000, sanitizer sebanyak 5 dengan jumlah anggaran Rp 208.000, sanitizer (Refill) sebanyak 1 dengan jumlah anggaran Rp 411.995, thermogun sebanyak 1 dengan jumlah anggaran Rp 355.000, dan suplemen penambah daya tahan tubuh sebanyak 30 dengan jumlah anggaran Rp 3.000.000,” jelasnya.

Baca Juga :   Bupati Pati : Lawan Radikalisme Jadi Cara Jihad Santri Masa Kini

Subhan mengatakan bantuan tersebut akan diterima secara langsung oleh pondok pesantren. Bantuan tersebut untuk penanggulangan Covid-19 maupun penguatan digitalisasi pesantren.

”Sementara untuk bantuan penguatan digitalisasi pesantren dengan nominal sebesar Rp 50 juta. Ada pun barang yang akan diterima berupa notebook atau laptop multimedia sebanyak 1 dengan jumlah anggaran Rp 21.050.000, dan desktop computer sebanyak 3 dengan jumlah anggaran Rp. 28.950.000,” sambungnya.

Lebih lanjut, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Dit PD Pontren) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) tahun ini mengalokasikan bantuan Rp 233 miliar untuk pesantren, Lembaga Pendidikan Al-Quran (LPQ), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). (*)

Komentar

News Feed