oleh

Dispertan Dorong Pemuda Pati Jadi Petani Milenial

Pati, SMJTimes.com – Setelah lulus kuliah biasanya anak muda masih bingung antara memilih tetap di kota atau kembali ke desa.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Nikentri Meiningrum mulai mendorong pemuda yang sudah lulus kuliah untuk kembali ke desa supaya mengembangkan sektor pertanian. Hal ini ia dorong supaya minat anak muda semakin tinggi untuk menjadi seorang petani milenial.

“Sebenarnya kita sudah arahkan kepada anak muda yang di perguruan tinggi untuk kembali ke desa dan menjadi petani milenial,” ujarnya kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantornya, Selas (5/10/2021).

Ia menjelaskan, setelah lulus kuliah anak muda tidak harus bekerja di kantor, tidak harus bekerja di bank, dan sebagainya. Bekerja di desa dengan menjadi seorang petani milenial pun perlu dijadikan alternatif untuk memperoleh uang.

Baca Juga :   Menyongsong HUT ke-20, DPC Partai Demokrat Pati Gelar Bakti Sosial

“Jadi, menurut saya petani bukan hal memalukan, tapi justru inilah potensi yang harus dikembangkan oleh anak-anak muda,” jelasnya.

Setelah bertemu dengan petani milenial yang ada di Kabupaten Pati, penghasilannya luar biasa.

“Bisa saja penghasilan petani lebih tinggi daripada bekerja di perusahaan,” sambungnya.

Ia menemukan ada anak muda yang hanya menekuni pemasaran produk pertanian saja, tetapi ada juga anak muda yang langsung budidaya dan pemasaran.

“Kita berharap semakin banyak anak muda yang berkeinginan kembali ke desa untuk jadi petani milenial. Karena SDM seperti mereka menjadi potensi yang bagus,” terangnya.

Lebih lanjut, Dispertan Kabupaten Pati memberikan akses untuk para pemuda yang butuh modal di bank daerah maupun bank yang lain untuk mulai mengembangkan sektor pertanian. (*)

Baca Juga :   Meniadakan Sholat Id di Masa Pandemi Jadi Perwujudan Rahmatan Lil Alamin 

Komentar

News Feed