oleh

Endro Dwi Cahyono Bagikan Kiat Sukses Wirausaha

Pati, SMJTimes.com – Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Endro Dwi Cahyono membagikan rahasia sukses berwirausaha kepada 50 warga Pati dalam sebuah acara bertajuk Sosialisasi Peluang, Mekanisme, dan Prosedur Kerja di Rumah Makan (RM) Sapto Renggo Pati, hari ini (Sabtu, 25/9/2021).

Selain menjadi anggota legislatif di Jawa Tengah, Endro juga dikenal sebagai pengusaha yang multitasking. Ia adalah pendiri dan pemilik perusahaan PT. Dewangga penyedia layanan tour, travel dan umroh. Selain itu, ia juga pemilik PT. Dewi Pengayom Bangsa, sebuah perusahan penyalur tenaga kerja ke negara asing yang baru-baru ini mulai melebarkan sayap kedunia properti.

“Zaman sekarang manusia dituntut bukan hanya mencari kerja. Kalau versi saya ya jadi wirausaha. Ada teknik yang saya pelajari dari orang hebat untuk menjadi pengusaha sukses. Ini memang sulit , saya tidak hanya teori saja, tapi saya sudah mempraktikkan,” ujar Endro saat menyampaikan materi.

Baca Juga :   Menyambut New Normal, Dinbudpar Rembang Siapkan Simulasi Tempat Wisata

Endro  menyebut siklus kehidupan seorang pengusaha sukses dibagi dalam tiga fase, yakni rentang umur 20-30 tahun, 40-50 tahun, 50-60 tahun dan 60 tahun ke atas.

Di umur 20-30 tahun, ia menyarankan agar dimanfaatkan untuk sekolah dan bekerja.

“Caranya bagaimana ? Setelah lulus sekolah, anda bisa bekerja di perusahaan yang punya bos hebat. Bos yang hebat dan bagus biasanya di perusahaan yang kecil. Sebagai awalan menitih karir, sebaiknua jangan mikir cari gaji dulu,” imbunya.

Berlanjut di fase usia 30-40 tahun ia menyarankan agar keluar pekerjaan dan membuat usaha sendiri sesuai passion yang dimiliki. Pengusaha pemula disarankan membuat kesalahan dan kegagalan sebanyak-banyaknya di fase ini.

Baca Juga :   Ditutup Agustus, Dinsos Akan Berikan Jaminan Hidup Bagi Warga Binaan Lokalisasi Sunan Kuning

Kemudian menginjak usia 40-50 tahun, usaha ini diproyeksikan akan stabil dan disarankan  mulai mencari kader penerus di umur 50-60 tahun. Sehingga di fase terakhir saat usia 60 tahun ke atas bisa siap pension. Sedangkan perusahaan bisa diteruskan oleh kader yang dididik.

“Sampai usia 50 tahun jika usaha mulai sattle jangan pensiun dulu. mulailah mengkader orang  yang bisa dipercaya. Saat usia 60 sempatkan waktu untuk jalan-jalan dengan keluarga. Tapi disaat yang bersamaan perusahaan sudah jalan karena sudah ada yang melanjutkan,” terang Endro. (*)

Komentar

News Feed