oleh

Pelayan Transportasi Publik Diajukan Peroleh Vaksin Tahap Selanjutnya

Pati, SMJTimes.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati telah mendata jumlah sopir kendaraan umum atau pelayan transportasi publik untuk menerima vaksinasi di tahap selanjutnya, sebanyak 310 peserta.

Plt Kepala Dinas Perhubungan, Teguh Widyatmoko mengatakan penerima vaksin terdiri dari driver dan kenek angkutan umum, angkutan desa (angkudes), dan bis trayek. Termasuk juga dalam data tersebut driver ojek online dan pengelola di terminal.

“Data sudah kami kirimkan. kita menunggu jadwal dari dinas kesehatan. Semua pengemudi diusulkan dari bis sampai angkudes dan ojek online,” kata Teguh saat ditemui di kantornya kemarin.

Teguh berharap, dengan adanya vaksinasi untuk pelayan transportasi publik, angka penularan Covid-19 bisa berkurang, serta tidak terjadi klaster di angkutan unum. Pasalnya, pelayanan transportasi publik banyak berinteraksi dengan banyak orang.

Baca Juga :   Seorang Bidan Meninggal Gantung Diri saat Isoman

Ditanya mengenai tracing untuk pelayanan transportasi publik, Teguh mengungkapkan dalam waktu dekat belum akan melakukan, mengingat ketersediaan alat deteksi Covid-19 di Pati sangat terbatas.

“Tinggal jadwal saja vaksinnya. Kalau tracing belum, cuma kita himbau yang dalam perjalanan jika ada yang reaktif atau merasakan gangguan kesehatan segera untuk istirahat dirumah,” katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Joko Leksono Widodo mengatakan, vaksinasi untuk masyarakat umum direncanakan akan berjalan pada bulan bulan Juli ini.

“Vaksinasi di Pati masih diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik dan lanjut usia (lansia). Untuk masyarakat umum direncanakan mulai bulan Juli dengan usia 18 s/d 50 tahun secara bertahap dan menyesuaikan jumlah dosis vaksin yang ada,” kata Joko saat dihubungi terpisah.

Baca Juga :   Nekat Buka di Masa PPKM, Dua Karaoke Kena Razia Petugas

Jika sudah tiba waktunya, masyarakat akan menerima informasi/ pemanggilan vaksinasi dari desa atau Puskesmas.

Masyarakat diminta membawa KTP dan no HP yang bisa dihubungi sebagai identitas diri dan pengecekan NIK untuk memastikan sudah menjalani vaksinasi dari tempat lain atau belum.(*)

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Dishub Pati Ajukan Vaksinasi bagi 310 Pelayan Transportasi Publik”

Komentar

News Feed