oleh

Simulasi PTM Telah Usai, Menunggu Evaluasi Tingkat Provinsi

Pati, SMJTimes.com – Simulasi sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM) berakhir pada Jumat (16/4/2021) dan Sabtu (17/4/2021) hari ini kemarin.

Sekolah di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) atau hanya kegiatan belajar mengajar (KBM) selama lima hari selama sepekan, uji coba PTM-nya berakhir kemarin.

Serta untuk sekolah yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) atau sekolah berkegiatan belajar mengajar (KBM) selama enam hari selama sepekan, uji coba PTM berakhir hari ini.

Dalam uji coba PTM ini, setiap harinya sekolah yang ditunjuk menyampaikan laporan untuk dievaluasi. Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati dan sekolah masih menunggu hasil evaluasi dan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Baca Juga :   Satgas Hentikan Sekolah Selama Tiga Hari Jika Ada Penularan Covid-19

Rencananya, sekolahan ataupun kelas akan ditambah jika uji coba PTM ini dinilai berhasil dan tidak ada temuan kasus Coronavirus Disease atau Covid-19.

“Belum tahu kapan, Mas. Ditunggu saja hasilnya. Entah ditambah siswanya ataupun sekolahnya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati Winarto saat dikonfirmasi kemarin.

Namun, pihaknya mengaku, hasil evaluasinya semua sekolah tercatat baik. Tidak ada temuan Covid-19. Baik dari siswa maupun guru. “Selain itu, tidak ada siswa yang izin. Tidak ada yang dilarang orang tuanya. Semoga saja hasil evaluasinya bagus. Sehingga simulasi PTM ini bisa dilanjutkan,” tuturnya.

Berdasarkan survei di dua sekolahan yang menggelar uji coba PTM, banyak wali murid atau orang tua yang meminta kejelasan kepada pihak sekolah terkait PTM tahun mendatang.

Baca Juga :   Upacara Hari Jadi Kabupaten Pati ke-698

“Orang tua murid ini kebingungan. Besok bagaimana. Masuk apa tidak. Jadi saya belum bisa menjawab itu,” kata Kepala Sekolah SMPN 3 Pati Ruqayah.

Saat uji coba PTM, pihaknya mengaku tidak ada permasalahan yang terjadi. Semua siswa mendapat izin dari wali murid. Tidak ada murid yang izin setelah PTM ini berlangsung.

“Karena kami melakukan Prokes yang ketat. Guru dan murid mematuhi itu. Bahkan orang tua juga patuh dan antusias,” imbuhnya.

Komentar

News Feed