oleh

Kedelai Langka, Tak Berdampak Besar di Rembang

Rembang, SMJTimes.com – Dinas Pertanian Kabupaten Rembang sebut kenaikan harga kedelai yang menjadi sorotan saat ini tidak terlalu berdampak terhadap petani kedelai di Rembang.

Hal tersebut menurut Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Desti Muryadi karena komoditas kedelai tidak menjadi prioritas bagi petani di Rembang.

Baca juga: Kedelai Langka, Dispertan Pati: Masuk Isu Global

Pihaknya menjelaskan, ada sejumlah faktor yang membuat komoditas kedelai tak begitu digandrungi petani di Rembang. Diantaranya karena tidak terlalu menguntungkan bagi masyarakat petani serta faktor budidaya dan perawatan tanaman yang terbilang rumit.

“Jadi petani kita cenderung lebih suka menanam kacang ijo. Lebih mudah dalam budidaya dan pada beberapa tahun terakhir lebih menjanjikan terkait harga. Menjangkau hingga 12 sampai 18 ribu, malah sempat mencapai 20 ribu,” jelas Desti Muryadi saat ditemui di kantornya pada Rabu (6/1/2021).

Baca Juga :   Kedelai Langka, Dispertan Pati: Masuk Isu Global

Baca juga : Dinindakopukm: Kedelai Mahal Sebab Pasar Internasional

Komentar