oleh

Jaga Pola Makan Sehat Tak Harus Menjauhi Minyak, Begini Caranya

SMJTimes.com – Siapa yang tak tergiur dengan makanan krispi nan gurih? Memiliki cita rasa yang memikat lidah, makanan yang demikian menjadi favorit banyak orang, tak hanya disantap sebagai lauk makan besar namun juga bisa sebagai camilan.

Sayangnya, pengolahan makanan krispi tersebut tak terlepas dengan penggunaan minyak goreng. Umumnya, makanan demikian rupa diolah menggunakan minyak goreng yang melimpah. Tak mustahil jika, banyak sekali minyak yang terserap oleh makanan.

Baca juga: Video : Alih-Alih Menolong, Dua Warga Tewas Tercebur Sumur

Namun, di samping kelezatan gorengan dampak buruk mungkin terjadi akibat mengonsumsi minyak goring yang berlebih. Terlalu banyak mengonsumsi minyak goreng dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Alhasil, jika setiap hari mengonsumsi minyak goring secara berlebihan dengan jangka waktu yang lama dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Apakah kita tidak boleh mengonsumsi minyak sama sekali? tentu saja boleh asal dengan kadar yang tidak berlebihan dan sesuai batasan. Selain itu, kita juga harus memilih minyak yang sehat seperti yang umum dikenal minyak kelapa, minyak zaitun, minyak kedelai, minyak nabati dan lainnya. Hal ini disebabkan kandungan minyak yang berbahaya juga dapat memicu gangguan dalam tubuh, seperti halnya minyak curah dan minyak yang digunakan berulang kali.

Baca juga: Penemuan Planet Pengembara, Bertebaran Bebas di Antariksa

Lantas seberapa banyak minyak goreng yang boleh masuk ke dalam tubuh?

Melansir dari Kompas.com, Kamis (8/10/2020), idealnya setiap orang bisa mengonsumsi minyak yang mengandung lemak sebanyak 60 ml atau setara dengan 5 sendok makan per hari.

Meski demikian, cara memasak juga menjadi bagian penting agar minyak yang dikonsumsi tidak berdampak buruk bagi tubuh. Minyak yang digunakan berulang kali sangat tidak dianjurkan untuk dipakai kembali. Hal ini karena, kandungan senyawa kimia yang ada pada minyak berpotensi mengandung karsinogen dan radikal bebas. Umumnya, minyak baik digunakan hanya untuk sekali masak.

Baca juga: Jaga Kesehatan Fungsi Ginjal, Konsumsi 7 Makanan Ini

Dikutip SMJTimes dari laman Kompas.com, Ahli gizi Seala Septiani menganjurkan penggunaan minyak dalam beberapa teknik masak. Minyak dapat digunakan untuk menumis makanan, memanggang, sebagai salad dressing, sampai baking. Ia juga menjelaskan, tidak masalah menggunakan minyak pada teknik masak deep frying.

Nah, bagi kalian yang ingin menjaga pola makan sehat bukan berarti meninggalkan konsumsi minyak sama sekali ya. Karena tubuh juga memerlukan lemak baik dari minyak sehat. Jadi Anda tak perlu lagi bingung, tetap jaga kesehatan.

Baca juga: 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *