oleh

Meski Dalam Masa pandemi, Produksi Gabah Kering Giling Meningkat

Pati, Smjtimes.com – Meski di tengah pandemi covid-19, produksi gabah kering giling di Kabupaten Pati diprediksi mengalami peningkatan. Bila sepanjang tahun 2019 realisasi produksi gabah giling mencapai 574.097 ton, tahun ini Dinas Pertanian Kabupaten Pati memprediksi produksi gabah bisa mencapai  619.818,7 ton hingga bula Desember nanti.

Gunawan, Kabid Penyuluhan & Informasi Dinas Pertanian Kabupaten Pati mengatakan kenaikan volume produksi gabah disebabkan oleh banyaknya petani tebu yang beralih ke pertanian padi.

“Jadi kalau dibandingkan tahun kemarin ada kenaikan dari hampir 30 an ribu ton. Kemarin ada petani tebu yang beralih ke padi, secara luasan tanah untuk tanam padi otomatis agak naik,” jelasnya pada Sabtu (18/7/2020).

Baca juga: Pemuda Desa Winong Kerap Sosialisasikan Protokol Kesehatan Melalui Bersepeda

Sejalan dengan naiknya angka produksi gabah, ketersediaan beras untuk warga Pati pun tahun ini diprediksi surplus.

“Untuk beras diprediksi tahun ini akan mampu memproduksi 396.807,9 ton. Sementara kebutuhan konsumsi warga Pati kita asumsikan per orang  rata-rata membutuhkan 9.916,1 ton per bulan. Jika dikalikan menjadi satu tahun butuh 118.993,5 artinya kita ada surplus 277,814,4 ton itu untuk ketersediaan beras di Pati,” terang Gunawan.

Asumsi meningkatnya produksi gabah, lanjut Gunawan, juga ditinjau dari berbagai hal mulai dari luasan tanah sawah untuk tanam padi hingga jumlah massa.

“Sampai dengan saat ini asumsinya 1 tahun, tanah kita untuk tanam padi itu ada 104.000 hektar ada yang ditanami sekali sampai tiga kali.”

Baca juga: UMK Wisuda 604 Mahasiswa Secara Drive Thru

“Dalam satu tahun itu ada tiga masa tanam. Rata-rata  satu tahun ada yang ditanami padi dua atau tiga kali. Yang tiga kali biasanya irigasi teknis tidak tergantung air hujan. Yang dua kali itu tadah hujan, biasanya (masa tanam ke 3) ditanami kacang hijau, jagung, atau ketela pohon,” imbuh Gunawan.

Diakui Gunawan, Kabupaten Pati saat ini menempati posisi tertinggi pemproduksi padi di Karisidenan Pati. Sedangkan di tingkat Jawa Tengah Pati bersaing dengan Kabupaten Demak. (*)

Baca juga: PDAM Akan Bentuk Pelaksana Harian Setelah Ada Salinan Penetapan Tersangka Suap

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *