oleh

Dua Pedangan Pasar Karaban Reaktif Covid-19 Setelah Jalani Rapid Test

Pati, Smjtimes.com – Sebanyak 59 pedagang maupun pembeli dari Pasar Karaban, Kecamatan Gabus menjalani uji tes cepat pemeriksaan awal atau Rapid Test Coronavirus Disease (Covid-19).

Dua di antaranya dinyatakan reaktif Covid-19. Mereka berasal dari Kecamatan Gabus dan Kecamatan Sukolilo.

“Target kami ada 80, cuman yang terjaring dalam rapid test hari ini ada 59. Reaktif dua dari Karaban, Kecamatan Gabus dan dari Cengkalsewu, Kecamatan Sukololo,” ujar Kepala Seksi Survailans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati, Teguh Asroyo saat ditemui di Balai Desa Karaban, Selasa (30/6/2020).

Dengan adanya pedangang yang reaktif ini, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk dilakukan pendataan maupun pencegahan.

“Nanti akan kami koordinasikan dengan puskesmas dan pemerintah desa setempat dan (yang reaktif) akan kami karantina di Hotel Kencana,” kata Teguh Asroyo.

Baca juga: Takut Dirapid Test, Banyak Pedagang di Pasar Karaban Tak Jualan

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Karaban guna mencegah penyebaran virus corona. “Nanti akan dilakukan Puskesmas Gabus 2,” lanjut Teguh Asroyo.

Menambahi Teguh Asroyo, Kepala Seksi Layanan Rujukan Dinkes Pati Joko Santoso mengatakan tujuannya rapid ini adalah untuk mendeteksi dini apakah pedagang atau masyarakat reaktif Covid-19 atau tidak. Apabila reaktif pihaknya melakukan berbagai langkah pencegahan.

Ia juga berharap masyakat untuk tidak takut mengikuti rapid test. Karena semakin cepat dideteksi maka semakin cepat juga langkah-langkah yang akan ditempuh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati. Dan ini dapat mencegah penularan di keluarga maupun di lingkungan sekitar.

“Ini bersifat gratis untuk warga Kabupaten Pati. Jangan takut untuk di-rapid dan jangan takut untuk dikarantina,” tandasnya.

Sementara itu, rapid test ini terselenggara dengan kerjasama beberapa pihak. Di antaranya Dinkes Pati, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Puskesmas Gabus, Pemerintah Desa Karaban dan berbagai pihak keamanan. (*)

Baca juga: Solusi Rapid Test Masal di Lingkungan Pesantren

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *