oleh

Peralatan Kurang Memadai Saat Mendaki, Darwanto Ditemukan Pingsan di Puncak Gunung Lawu

Magetan – Diduga mengalami hipotermia saat mendaki karena perlengkapan mendaki kurang memadai, Darwanto ditemukan pingsan di puncak Gunung Lawu Rabu dini hari (18/9).

Pendaki asal Desa Widoro Kandang Magetan ini ditemukan sekira pukul 00.30 si sekitar pos 3 rute pendakian Gunung Lawu.

Kabar tersebut diinformasikan oleh Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, Feri Yoga Saputra. Menurut informasinya, pendakai ini melakukan pendakian melalui pintu pos di Cemoro Sewu Magetan.

“Pendaki atas nama Darwanto (36), warga Desa Widoro Kandang, Magetan. Dia mendaki sendirian,“ ujar Feri melansir Kompas.com

Baca juga: Hujan Buatan Akan Direncanakan untuk Pemadaman Kebakaran di Gunung Panderman

Menurut rencana Derwanto, ia akan turun dari puncak Gunung Lawu pada Senin (16/9), namun ia mengalami demam dan pingsan saat sampai di Pos 3.

“Infonya sakit demam, rencananya akan turun tanggal 16 kemarin,” imbuhnya.

Sementara saat ditemukan, Feri menjelaskan peralatan Darwanto kurang memadai sehingga menjadi kemungkinan alasan Darwanto mengalamai sakit.

Evakuasi pendaki sudah dilakukan sejak Selasa (17/9), namun baru ditemukan pada Rabu dini hari ini.

“Korban langsung dipulangkan ke rumahnya di Desa Widoro Kandang setelah mendapat perawatan,” pungkas Feri.  (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *