Ketegangan di Timur Tengah Kembali Memanas, AS-Yaman Lakukan Serangan ke Kapal

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Setelah upaya mengakhiri perang Iran yang berlangsung selama lima bulan menemui jalan buntu, ketegangan di Timur Tengah kembali memanas pada Selasa (11/08/2026).

Melansir dari CNBC Indonesia, eskalasi tersebut terjadi setelah Amerika Serikat (AS) dengan kelompok Houthi, Yaman, yang bersekutu dengan Iran, dilaporkan melakukan serangan secara terpisah terhadap sejumlah kapal.

Dalam hal ini, kelompok Houthi mengklaim bahwa pihaknya melakukan penyerangan terhadap kapal Arab Saudi yang membawa peralatan militer di Selat Bab Al-Mandeb, setelah pada 20 Juli 2026 menyatakan akan memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi di Laut Merah.

Kemudian, Kementerian Transportasi Yaman, menyebut bahwa empat awak kapal kargo kecil berbendera Mesir bernama Tihamah dilaporkan tewas dalam dugaan serangan Houthi di Bab Al-Mandeb.

Menurutnya, kapal tersebut menjadi kapal pertama yang dilaporkan telah menelan korban jiwa akibat serangan Houthi sejak perang Iran dimulai.

Sementara itu, militer Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa sebuah helikopter MH-60 Angkatan Laut AS melakukan penembakan terhadap dua rudal Hellfire yang ditujukan untuk melumpuhkan sistem kemudi kapal kargo berbendera Panama.

Pada penjelasannya, kapal tersebut mendapatkan penyerangan akibat mengabaikan peringatan berulang kali terkait dengan pemberhentian pelanggaran terhadap blokade laut AS di sekitar pelabuhan Iran. (*)

Komentar