SMJTimes.com – Rumah produksi MD Pictures bersama sutradara Hanung Bramantyo diketahui tengah bersiap untuk merilis sebuah tayangan hasil remake dari film legendaris asal Iran berjudul Children of Heaven, pada 27 Mei 2026 mendatang.
Melansir dari Detik, produser Manoj Punjabi mengaku bahwa pengadaptasian sebuah film yang pernah masuk dalam nominasi Piala Oscar bukanlah hal yang mudah. Apalagi, tujuan utama pembuatan film tersebut bukan hanya sekadar memeras air mata penonton melalui cara klise.
“Saya gak lagi mau jual kemiskinan, saya gak lagi mau coba caper ‘lu harus nangis’, nggak. Poinnya bukan ke sana. Kalau kita mau coba buat orang nangis itu kita gagal,” jelas Manoj Punjabi dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Begitu pula pendapat dari sang sutradara, Hanung juga menganggap bahwa situasi serba kekurangan yang dialami oleh karakter kakak beradik bernama Ali dan Zahra dalam film garapan sineas Majid Majidi ini justru harus dihadapi dengan cara yang tangguh.
“Ini bukan eksploitasi kemiskinan, ini murni menunjukkan martabat kita sebagai manusia. Indonesia dalam keadaan kekurangan, kemiskinan ada di mana-mana, tapi kita tidak boleh ngemis,” ucap Hanung, dikutip Jumat (06/03/2026).
Kemudian, Hanung juga secara gamblang menyerahkan reaksi emosional sepenuhnya kepada para penonton, di tengah kerja kerasnya untuk memastikan bahwa setiap adegan dari film Children of Heaven versi Indonesia ini akan dibiarkan mengalir tanpa bumbu dramatis yang berlebihan.
“Jadi kalau teman-teman berharap film ini akan mengurai drama, air mata, segala macam, nggak. Tapi kalau teman-teman menangis karena menonton film ini, itu urusan teman-teman semua bersentuhan dengan film ini. Saya hanya menunjukkan bahwa hidup itu seperti ini,” katanya.
Perlu diketahui, film Children of Heaven versi Indonesia ini akan menampilkan bintang cilik bernama Jared Ali dan Humaira Jahra sebagai pemeran utama, dan didukung aktor dewasa seperti Andri Mashadi dan Faradina Mufti. (*)











Komentar