SMJTimes.com – Seorang atlet dalam cabang olahraga (cabor) angkat besi atau lifter perwakilan Indonesia, Rizki Juniansyah, dipastikan tidak dapat mengikuti ajang perlombaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026, yang sudah mulai terlaksana sejak 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang.
Dalam hal ini, keputusan tersebut terjadi setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS), melakukan penolakan atas permohonan pencabutan penangguhan sementara yang diajukan oleh Federasi Angkat Besi Internasional (International Weightlifting Federation/IWF).
Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Rizki Juniansyah, menyatakan bahwa penangguhan tersebut menjadi tindakan prosedural masa pemeriksaan, terkait dugaan pelanggaran kewajiban keberadaan (whereabouts).
“Kami menyayangkan bahwa Rizki, yang merupakan juara bertahan Olimpiade dan Dunia, tidak dapat mewakili Indonesia di Nagoya, dan kami menyampaikan terima kasih kepada tim, federasi, serta masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan,” ujar PABSI dan KOI, dilansir dari Detik.
Menurut pernyataan tersebut, keputusan penangguhan sementara tidak diartikan bahwa Rizki Juniansyah melakukan pelanggaran aturan antidoping, melainkan pokok perkaranya masih dalam proses pemeriksaan.
“Kami menegaskan bahwa penangguhan ini bukan merupakan temuan bahwa Rizki telah melakukan pelanggaran aturan antidoping. Pemeriksaan terhadap pokok perkara juga baru akan dimulai,” jelasnya, dikutip Selasa (29/09/2026).
Rizki Juniansyah di sepanjang kariernya dilaporkan tidak pernah mendapatkan hasil tes doping positif, melainkan diduga melanggar kewajiban whereabouts atau ketentuan yang mengharuskan atlet konfirmasi keberadaan agar dapat menjalani pemeriksaan doping di luar kompetisi.
Atas hal itu, Rizki Juniansyah justru membantah dugaan pelanggaran tersebut dan berencana melanjutkan proses pembelaannya di hadapan CAS dengan dukungan PABSI dan KOI.
Perlu diketahui, Rizki Juniansyah sebelumnya dilaporkan berhasil meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 kelas 73kg, dan harusnya tengah disiapkan untuk ikut pada kelas 85kg putra di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (*)










Komentar