SMJTimes.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengeluarkan imbauan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Arab Saudi, untuk waspada terhadap munculnya serangan drone di selatan Kota Makkah.
Menurut Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, Otoritas Arab Saudi selama beberapa hari terakhir mengeluarkan peringatan yang berisi tentang adanya potensi bahaya di sejumlah wilayahnya, seperti Makkah, Jeddah, hingga Thaif.
Dalam hal ini, salah satu peringatan awal mula dirilis pada Selasa (15/09/2026). Perilisan tersebut terjadi setelah koalisi pimpinan Arab Saudi mengajukan laporan terhadap 13 warga sipil yang dinyatakan terluka pada serangan rudal dan drone di Khamis Mushait, Abha, dan Thaif.
“Pada 15 September 2026, Otoritas Arab Saudi mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk tetap berada di dalam bangunan, menghindari area terbuka dan kerumunan, serta mengikuti informasi dan arahan yang disampaikan melalui kanal resmi,” jelas Heni, dikutip dari CNN Indonesia.
Kemudian, Heni juga mengatakan bahwa Saudi Civil Defense melaporkan bahwa situasi bahaya dinyatakan telah berakhir, setelah peringatan tersebut dikeluarkan.
Setelahnya, masyarakat dinilai dapat kembali melakukan aktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan arahan resmi dari otoritas setempat.
“Hingga saat ini, tidak terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak,” ujarnya, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (17/09/2026).
“Serta mengimbau WNI untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi pemerintah Arab Saudi,” tambahnya. (*)









Komentar