SMJTimes.com – Jumlah korban yang secara resmi telah dinyatakan tewas dalam serangan bom di sebuah kafe di Ibu Kota Suriah, Damaskus, terus mengalami penambahan. Dalam hal ini, korban yang dinyatakan tewas diketahui telah bertambah hingga 10 orang.
Melansir dari Detik, Kementerian Kesehatan Suriah memberikan laporan secara resmi terkait dengan sebanyak 21 korban lainnya yang mengalami luka-luka. Meski demikian, belum terdapat pihak yang mengaku akan bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.
Diketahui, teror bom tersebut terjadi di dekat Istana Kehakiman yang ada di Damaskus. Dalam hal ini, istana tersebut merupakan sebuah gedung pemerintah yang dinilai penting, sehingga memicu kepanikan ketika terjadi fenomena bom tersebut.
Salah satu pihak yang berwenang menjelaskan bahwa ledakan bom tersebut disebabkan oleh adanya bahan peledak yang secara sengaja dipasang di lokasi kejadian. Pernyataan tersebut didukung oleh bom rakitan dengan berat sekitar satu kilogram (kg) yang berisi serpihan logam.
Di lain sisi, pemerintahan baru Suriah yang saat ini dipimpin oleh Presiden Ahmed al-Sharaa tengah melakukan sejumlah upaya untuk memegang kendali secara penuh, memulihkan keamanan, hingga menyatukan kembali negara tersebut.
Tindakan tersebut dilakukan oleh Presiden Ahmed al-Sharaa sejak masa penggulingan penguasa lama Suriah yang bernama Bashar al-Assad pada bulan Desember 2024. (*)




Komentar