SMJTimes.com – Setelah musim haji 2026 secara resmi berakhir, Otoritas Arab Saudi mulai melakukan pembersihan di sejumlah tempat serta fasilitas yang digunakan, di antaranya seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Melansir dari Detik, sejumlah fasilitas di Mina secara sementara mulai dilakukan pemeriksaan, perbaikan, pembongkaran, hingga penyimpanan kembali ke pusat fasilitas regional usai menjalani inspeksi teknis.
“Setelah berakhirnya musim haji, Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi mulai melakukan penutupan operasional fasilitas darurat musiman dan mempersiapkannya untuk musim mendatang,” ujar perwakilan dari Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi.
Otoritas tersebut melakukan pengoperasian terhadap dua jenis pusat darurat selama haji, di antaranya fasilitas permanen berstruktur baja dan unit sementara yang terdiri dari tenda serta kabin portabel.
“Mengenai peralatan medis dan perangkat darurat, sumber daya yang berpartisipasi dalam musim tersebut diinventarisasi dan ditarik dari berbagai wilayah setelah menjalani inspeksi teknis yang diperlukan,” jelasnya, dikutip Rabu (03/06/2026).
Kemudian, Otoritas Arab Saudi juga melakukan pemeriksaan secara besar-besaran terhadap jalan, terowongan, jaringan air, listrik hingga infrastruktur pendingin yang mengalami tekanan tinggi selama musim haji berlangsung.
Untuk pengelolaan sampah, pemerintah menyebut sampah rumah tangga, limbah medis, limbah rumah potong hewan, hingga limbah dari proyek Adahi, akan dilakukan penanganan melalui jalur khusus guna memastikan pengolahan dan pembuangan berjalan aman serta ramah lingkungan.
Terakhir, Pemerintah Arab Saudi juga dipastikan melakukan pengevaluasian terhadap data operasional selama haji yang mencakup tentang pergerakan jamaah, efisiensi transportasi, respons darurat, hingga upaya mitigasi cuaca panas.
Nantinya, hasil evaluasi tersebut akan digunakan untuk melakukan peningkatan terhadap kualitas layanan serta kapasitas haji di masa mendatang, yang telah sejalan dengan target Visi Saudi 2030. (*)









Komentar