SMJTimes.com – Sebanyak empat agensi utama asal Korea Selatan dilaporkan tengah melakukan proses pembentukan usaha patungan yang digunakan untuk peluncuran proyek berskala besar setara dengan festival musik Amerika Serikat, Coachella Valley Music and Arts Festival.
Melansir Antaranews, empat agensi yang beranggotakan JYP Entertainment, HYBE, SM Entertainment, dan YG Entertainment, itu untuk sementara memberi nama proyek mereka dengan istilah Fanomenon.
“Usaha patungan ini sedang dibahas sebagai bagian dari model kolaborasi untuk mengeksplorasi potensi ekspansi global budaya KPop (Korean Pop), termasuk KPop, dalam skala global,” jelas JYP Entertainment dalam sebuah pernyataannya, dikutip Jumat (17/04/2026).
Dalam konfirmasinya, JYP Entertainment bersama dengan ketiga agensi lainnya mengaku telah mengajukan permohonan kepada Komisi Perdagangan Adil Korea atau Korean Fair Trade Commission (KFTC) untuk membentuk usaha patungan tersebut.
Bahkan, pihaknya juga mengaku jika mereka telah melakukan pembahasan terkait kolaborasi antara publik, swasta, dengan Komite Kepresidenan untuk Pertukaran Budaya Populer. Meski begitu, belum adanya detail jelas terkait pengoperasian lanataran masih berada dalam tahap awal.
“Masalah ini saat ini berada pada tahap peninjauan kemungkinan kerja sama karena proyek ini membutuhkan pelaksanaan yang stabil melalui kolaborasi di tingkat industri, bukan oleh perusahaan individual, kami saat ini sedang meninjau kerangka kerja untuk kerja sama. Dalam proses tersebut, berbagai proses yang diperlukan, termasuk pengajuan ke FTC, sedang berlangsung,” katanya. (*)



Komentar