SMJTimes.com – Seorang aktris papan atas Indonesia, Shenina Cinnamon, membagikan pengalaman kurang menyenangkan yang dialaminya selama masa kehamilan. Dalam hal ini, ia mengaku tengah menjalani rawat inap akibat hyperemesis gravidarum yang dialami selama beberapa bulan terakhir.
“Setelah beberapa bulan galeri aku isinya foto mual, muntah, dan keluar masuk RS (rumah sakit) sampai di-opname beberapa kali karena hyperemesis gravidarum,” ucap Shenina, dikutip dari Detik, Jumat (17/04/2026).
Meski begitu, Shenina mengaku kondisinya telah berangsur membaik seiring dengan usia kehamilannya yang telah memasuki fase trimester ketiga.
“Sekarang mau memasuki trimester tiga senang banget sudah mulai bisa jalan, makan makanan enak, dan semoga bisa kembali beraktivitas normal walaupun kadang masih mual, muntah,” jelasnya.
Dalam hal ini, National Institute of Health menjelaskan terkait hyperemesis gravidarum yang merupakan sebuah kondisi berupa mual dan muntah berat yang dialami oleh ibu hamil selama masa kehamilan yang umumnya muncul di usia 4-6 minggu.
Kondisi ini tercatat masuk ke dalam golongan yang lebih serius jika dibandingkan dengan morning sickness biasa. Bahkan, kondisi ini juga dialami hanya sekitar 0,3 hingga 3 persen ibu hamil.
Pada gejala yang terlihat, ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum sering mengalami muntah secara terus-menerus, penurunan berat badan signifikan hingga lebih dari 5 persen, dehidrasi, serta gangguan metabolik.
Sementara, gejala klinis yang sering muncul di antaranya adalah keton dalam urine (ketonuria), tekanan darah turun saat berdiri (hipotensi ortostatik), serta ketidakseimbangan elektrolit, yang jika tidak ditangani dapat memicu komplikasi serius seperti gangguan saraf hingga kekurangan nutrisi.
Oleh sebab itu, hyperemesis gravidarum umumnya memerlukan intervensi medis, utamanya ketika pasien tidak dapat mengonsumsi makanan atau minuman secara oral, tidak merespons obat anti-mual, atau bahkan mengalami gangguan elektrolit. (*)











Komentar