Studi Baru: Kenali 4 Subtipe Autisme

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Percakapan tentang autisme seringkali lebih rumit karena fakta bahwa gangguan spektrum autisme (ASD) terlihat dan terasa berbeda pada setiap orang.

Itulah mengapa sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature Genetics yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Princeton dan Yayasan Simons mengidentifikasi empat subtipe autisme yang berbeda berdasarkan kelompok gejala dan penanda genetiknya yang unik.

Dokter Alison Escalante dalam Psychology Today mengartikan autisme sebagai perbedaan dalam jaringan otak yang menyebabkan cara unik dalam menghadapi dunia, dengan dua diagnosisnya meliputi kesulitan sosial dan perilaku restriktif atau repetitif.

Penelitian menemukan empat subtipe autisme dengan profilnya sendiri di luar ciri inti autisme.

Social and behavioral challenges, memiliki perkembangan kecepatan yang serupa dengan anak-anak tanpa autisme. Ciri-ciri inti autisme tipe ini berupa tantangan sosial dan perilaku repetitif, dan lebih mungkin mengalami gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas (ADHD), gangguan obsesif-kompulsif, kecemasan hingga depresi.

Tipe kedua adalah Mixed ASD with developmental delay yang menunjukkan keterlambatan perkembangan seperti dengan berjalan atau berbicara. Namun, mereka biasanya tidak mengalami kecemasan, depresi, atau perilaku mengganggu.

Tipe ketiga yaitu Moderate challenges yang menunjukkan perilaku inti autism dengan intensitas yang lebih rendah dibandingkan anak-anak penderita autisme tipe lain. Tipe ini biasanya tidak memiliki kondisi kejiwaan yang menyertai.

Tipe terakhir adalah Broadly affected, atau anak-anak yang memiliki tantangan lebih luas dan ekstrem, termasuk keterlambatan perkembangan, kesulitan sosial dan komunikasi, serta perilaku repetitif. Mereka juga memiliki kondisi kejiwaan yang menyertai seperti kecemasan, depresi, hingga gangguan suasana hati.

Wajar bagi penderita autis dan orang-orang yang menyayanginya untuk mencoba menyesuaikan diri dengan salah satu dari keempat tipe ini untuk membantu menawarkan dukungan yang lebih terarah kepada mereka. (*)

Komentar