Dilakukan Setahun Sekali, Takbir Keliling Bisa Jadi Sarana Syiar Islam

Bagikan ke :

Pati, SMJTimes.com – Takbir keliling merupakan event yang dilaksanakan satu tahun sekali. Biasanya dilakukan di hari terakhir puasa Ramadan atau sehari sebelum Idulfitri.

Pelaksanaan takbir keliling sendiri telah menjadi kebiasaan atau tradisi hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Hal itu karena Indonesia merupakan wilayah dengan mayoritas muslim.

Pelaksanaan takbir keliling juga seringkali menjadi momen yang ditunggu-tunggu di Kabupaten Pati. Banyak masyarakat yang biasanya mempersiapkan ogoh-ogoh untuk diarak keliling saat malam takbiran.

Bicara perihal takbir keliling, salah satu Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Hardi menilai jika pelaksanaan takbir keliling tak hanya menjadi momen senang-senang namun lebih dari itu, takbir keliling juga bisa menjadi sarana syiar Islam.

“Jadi pelaksanaan bertujuan untuk mensyiarkan Islam itu,” ujar politisi dari Partai Gerindra tersebut.

Pada momen setahun sekali ini, ia pun berpesan agar masyarakat senantiasa menjaga kerukunan, keamanan, dan nilai-nilai Islam dalam pelaksanaan takbir keliling.

Dengan begitu, ummat Islam tetap terjaga nama baiknya. Dan takbir keliling tetap menjadi kegiatan yang positif.

“Karena inikan ya setahun sekali,” ujar Hardi. (Adv)

Komentar