oleh

Cegah Hepatitis Akut, Pemkab Rembang Siapkan Upaya Preventif

Rembang, SMJTimes.com – Guna mencegah penyakit Hepatitis akut yang telah menyerang seluruh dunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan mulai mempersiapkan upaya preventif untuk menghadapinya.

Perlu diketahui sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan sebanyak 15 kasus menyerang anak-anak di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk membuat upaya-upaya preventif sebagai pencegahan agar penyakit mematikan tersebut tak sampai ke Rembang.

“Kami senantiasa berkoordinasi, dan kami sudah mengadakan rapat dengan pusat maupun provinsi terkait Hepatitis yang belum diketahui penyebabnya ini,” ungkap dr Ali Syofi’i selaku Kepala DKK Rembang.

Cegah Hepatitis Akut, Pemkab Rembang Siapkan Upaya Preventif

dr Ali mengungkapkan, kasus tersebut memiliki gejala yang cukup ekstrem, bahkan menyerang organ hati, ditambah pasien berasal dari anak-anak yang belum memiliki kekebalan tubuh sempurna seperti orang dewasa.

Baca Juga :   Pemkab Rembang Serahkan Alsintan

Kendati demikian, belum ditemukan kasus serius yang mengarah ke penyakit Hepatitis akut di Kota Garam itu. Namun, masyarakat tetap harus waspada mengingat penyakit tersebut belum dipastikan dari mana sumbernya.

“Namun sejauh ini dapat kami sampaikan, di Rembang, kami Dinas Kesehatan belum menemui kasus semacam Hepatitis ini,” imbuh dr Ali.

Untuk menambah upaya proteksi, DKK Rembang mengatakan, jika ditemukan kasus yang mirip Hepatitis ini, maka pihaknya akan segera melaksanakan sampling agar penanganan dapat segera dilakukan.

Selain itu, jika terdapat pasien yang terdeteksi menderita penyakit tersebut, maka akan segera dilimpahkan ke rumah sakit umum pusat terdekat, agar segera mendapatkan perawatan intensif dengan fasilitas yang jauh lebih lengkap.

Baca Juga :   Sejumlah Ruas Jalan Lasem Rusak, DPUTARU: Bahu Jalan Perlu Diperhatikan

“Kami akan menyiapkan fasilitas-fasilitas kesehatan mulai dari FKTP, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, Rumah sakit, dan kalau memang perlu sesuai arahan kementerian nanti kasus-kasus semacam ini rumah sakit yang kompeten menangani kasus ini,” tandasnya. (*)

Komentar

News Feed