oleh

Tak Diberi Izin Masuk, Demonstran di DPRD Pati Memanas

Pati, SMJTimes.com – Pendemo di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati sempat memanas lantaran tidak diberi izin masuk dan tidak kunjung menerima audiensi dari mahasiswa.

Aksi tersebut yang dilakukan oleh puluhan anggota PMII adalah untuk merespon beberapa kebijakan pemerintah yang baru-baru ini menimbulkan gejolak sosial, ekonomi, dan politik di masyarakat.

Sebelumnya, para pendemo sudah melakukan aksi di depan kantor DPRD sekitar Pukul 9.43 WIB. Dalam hal ini, pendemo menginginkan untuk beraudiensi dengan anggota dewan.

Sayangnya para mahasiswa tak kunjung diperbolehkan untuk memasuki gedung Paripurna karena anggota dewan sedang rapat intern. Namun para pendemo sempat ditemui oleh Hardi selaku Wakil Ketua II DPRD. Politisi dari Partai Gerindra itu pun sempat mendengarkan aspirasi dari para pendemo.

Baca Juga :   RS PKU Muhammadiyah di Rembang Diresmikan

Tak Diberi Izin Masuk, Demonstran di DPRD Pati Memanas

Kepada para demonstran Hadi mengatakan, DPRD Pati tengah rapat internal sehingga belum bisa menemui para demonstrans. Namun demikian, DPRD memberikan kesempatan kepada 10 perwakilan para pendemo bila rapat telah usai.

“Karena hari ini ada rapat dari jam 8.00 WIB. Pimpinan siap menerima akan tetapi perwakilan 10 orang. Biar aspirasi panjenengan terakomodir. Saya mohon perwakilan yang masuk kita ketemu dengan para ketua dan wakil ketua,” ujar Hardi saat menghadapi apra pandemi, Senin (11/4/22).

“Adapun aspirasi nanti akan kami tanggapi. Kita apresiasi kalau ingin kita ketemu jangan semuanya. Nanti bisa,” imbuh Hardi.
Sayangnya, para pendemo menginginkan agar audiensi digelar secepatnya dan dihadiri oleh seluruh pendemo.

Baca Juga :   PPKM di Pati Turun Level 1, DPRD Imbau Masyarakat Jaga Prokes

“Rapat DPR saja bisa di interupsi, masa perwakilan kita sendiri tidak sudi menemui rakyat seperti kita,” ujar koordinator pendemo.

Sepersekian menit menunggu dan tak kunjung diperbolehkan masuk, para pendemo memanas dan sempat ricuh dengan petugas gedung. Para mahasiswa sempat mendorong-dorong pintu gerbang kantor DPRD.

Akibat kegaduhan tersebut, puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP spontan datang untuk menenangkan pendemo. Dan tak lama berselang Pimpinan DPRD Pati, Ali Badrudin keluar gedung untuk menemui para pendemo. (adv)

Komentar

News Feed