oleh

Puncak Musim Penghujan, BPBD Rembang Petakan Kecamatan Rawan Bencana

Rembang, SMJTimes.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang memetakan sejumlah daerah rawan bencana sebagai langkah antisipasi bencana alam akibat puncak musim penghujan.

Sekretaris BPBD Rembang, Pramujo menjelaskan, berdasarkan pendataan yang dilakukan ada empat kecamatan yang berpotensi mengalami banjir dan tujuh kecamatan berpotensi alami longsor.

Ada pun kecamatan rawan banjir, diantaranya Kecamatan Kaliori, Sumber, Lasem, dan Pancur.

Puncak Musim Penghujan, BPBD Rembang Petakan Kecamatan Rawan Bencana

“Kemarin banjir longsor di beberapa titik. Kejadian dari awal Maret banyak. Kebanyakan banjir di kecamatan Kaliori 8 desa, Sumber ada 5 desa, di Lasem juga ada banjir, di Pancur juga ada banjir,” ungkap Pramujo, Senin (28/3/2022).

Sementara, potensi bencana longsor rawan dialami desa-desa di Kecamatan Lasem, Pancur, Sluke, dan Sedan.

Baca Juga :   BLT UMKM Berlanjut, Ini Jawaban Dinindagkop UKM Rembang

Sedangkan untuk bencana alam puting beliung di tahun 2022 diprediksi minim terjadi. Kendati demikian, ada beberapa lokasi yang perlu mewaspadai bencana ini.

“Potensi puting beliung hampir merata di mana saja. Kaliori, Sumber, Pamotan, Lasem juga sering terjadi. kami antisipasi sejak dini. Satgas di kantor kita juga punya jaringan relawan di Rembang,” katanya.

Dengan pemetaan data prakiraan potensi bencana tersebut, BPBD terus melakukan langkah kesiapsiagaan dan terus menjalin koordinasi dengan satuan yang ada di masing-masing kecamatan. (*)

Komentar

News Feed