oleh

BNPB Rembang Berkomitmen Seimbangkan Relawan Daerah dan Nasional

Rembang, SMJTimes.com – Badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Rembang berkomitmen adakan keseimbangan antara relawan wilayah daerah dengan relawan bencana nasional.

Muh. Murthafi, PLT Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Rembang mengatakan sampai saat ini relawan untuk bencana daerah dan relawan untuk bencana nasional berkomitmen untuk menyeimbangkan penanggulangan bencana.

Relawan yang terjun dalam wilayah bencana daerah bersinergi dengan pemerintah desa untuk memantau wilayah yang berpotensi bencana. Sedangkan pada saat tanggap darurat, relawan diterjunkan untuk ikut melakukan evakuasi tergantung pada tingkat bencana.

Sementara relawan lainnya yang fokus kepada bencana nasional seperti bencana di wilayah gunung Semeru, Jawa Timur melakukan penggalangan dana untuk korban bencana.

Baca Juga :   Kemenag Pati Mengungkapkan Program Bantuan Pokja Masih dalam Proses

“Kepada relawan yang fokus kepada bencana daerah kami selalu usahakan untuk melakukan pemantauan bersama dan bersinergi dengan pemerintah desa. Kemudian untuk yang relawan nasional kita lakukan penggalangan dana terutama baru-baru ini untuk korban Gunung Semeru,” ungkap Murthafi.

Sementara itu dalam mitigasi bencana, ulangan bencana daerah Kabupaten Rembang telah menyiapkan sarana dan prasarana maupun sumber daya manusia yang sehari-hari dibagi dalam tiga shift, yaitu pagi, sore, dan malam hari.

“Persiapan mitigasi ada dua aspek, yaitu sarana prasarana dan SDM. Untuk sarana dan prasarana ada 4 kendaraan rescue, 2 kendaraan tepak, dan kendaraan personal serta tenda kurang lebih 8 buah. Lalu untuk SDM ada 18 personel yang dibagi dalam 3shift,” kata Murthafi saat ditemui di kantornya.

Baca Juga :   Antrean Panjang Truk Tronton Lantaran BBM Langka di Kudus

18 personel yang melakukan shift tersebut akan berjaga di posko penanggulangan bencana yang terletak di depan gedung BPBD Kabupaten Rembang. Masyarakat bisa memanfaatkan posko tersebut untuk melaporkan jika melihat hal-hal yang sekiranya berpotensi untuk menimbulkan bencana.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Rembang juga telah menyampaikan nomor atau kontak yang bisa dihubungi ketika ada bencana. Nomor tersebut diberikan kepada pemerintah kecamatan nantinya akan diteruskan kepada pihak desa.

Kontak yang bisa dihubungi diantaranya, nomor telepon kantor BPDB Kabupaten Rembang, Polres Rembang, Kodim Rembang, Kabid darurat dan logistik, Kasi Kedaruratan, Damkar, Dishub, DPutaru, dan lain-lain. (*)

Komentar

News Feed