oleh

Perayaan Nataru Daring oleh Warga Binaan Rutan II B Rembang

Rembang, SMJTimes.com- Persiapan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Rumah Tahanan Negara Kelas II B Rembang akan perpanjang durasi video call bagi warga binaan.

Libur natal dan tahun baru akan berlangsung kurang dari satu bulan lagi. Menjelang libur panjang tersebut, pihak Rutan Kelas II B Rembang akan berikan kesempatan bagi warga binaannya yang beragama Kristen/Katholik untuk merayakannya meski di dalam Rutan.

Perayaan tersebut akan dilangsungkan melalui video call dengan keluarga. Hal tersebut dikarenakan saat ini suasana masih pandemi sehingga keluarga dari warga binaan masih belum diperbolehkan untuk menjenguk secara langsung atau tatap muka.

Meskipun dilakukan secara online atau daring, terkait dengan hari libur panjang tersebut pihak Rutan Kelas II B Rembang juga akan memberikan fasilitas ekstra agar para tahanan dan narapidana bisa menikmati waktu lebih panjang bersama keluarga.

Baca Juga :   BPBD Membentuk Masyarakat Tangguh Bencana di Dukuhseti

“Nantinya kami berencana akan menambah durasi video call bagi warga binaan. Yang biasanya 10 menit, mungkin nanti bisa 15 menit,” kata Sri Nurwiyani Kasubsi Pelayanan Tahanan, pada Jumat (03/12/2021).

Sementara itu, untuk warga binaan yang beragama Kristen/Katholik, mereka bisa merayakannya di dalam Rutan. Akan tetapi belum bisa dipastikan perayaan natal akan seperti apa.

“Kalau memang ada pendeta ya nanti kami siapkan. Mungkin melalui videocall juga atau gimana, kami belum memikirkan konsepnya,” kata Sri Nurwiyani.

Terkait dengan persiapan Natal, untuk saat ini warga binaan yang ada di Rutan Kelas II B Rembang yang beragama Kristen tercatat hanya satu orang. Oleh karena itu, kemungkinan nanti pendeta yang disiapkan juga akan melakukan video call untuk memberikan siraman rohani.

Baca Juga :   Rutan Rembang Pastikan Warga Binaan Peroleh Hak Asimilasi

Sementara untuk pertemuan dengan keluarga, tetap akan dilakukan secara online melalui video call, karena SOP dari Rutan demikian.

Pihak Rutan berharap, meskipun nataru nanti semua dilakukan serba online, warga binaan bisa bersabar sampai pandemi berakhir untuk bisa kembali bertemu secara langsung dengan keluarga nantinya. (*)

Komentar

News Feed