oleh

BPBD Rembang Lakukan Antisipasi Bencana Alam Hingga ke Level Desa

Rembang, SMJTimes.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang lakukan antisipasi bencana ke wilayah desa. Antisipasi dilakukan dengan membersihkan sungai.

BPBD Kabupaten Rembang melakukan langkah itu untuk mencegah terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di puncak musim penghujan.

Menurut keterangan dari Pramujo selaku Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan BPBD Kabupaten Rembang, puncak musim penghujan akan terjadi pada Desember 2021 hingga Maret 2022 mendatang.

Akibat musim penghujan, sejumlah wilayah yakni dataran tinggi dan dataran rendah yang berdampingan langsung dengan sungai diperkirakan akan mengalami tanah longsor dan banjir.

“Kalau prediksi kami di musim penghujan ini yang jadi masalah yaitu di dataran tinggi nanti dikhawatirkan akan terjadi longsor atau di dataran rendah yang berdampingan dengan sungai, takutnya nanti sungai meluap dan banjir,” ungkap Pramujo, Jum’at (19/11/2021).

Baca Juga :   Antisipasi Kekeringan, Persiapan Tangki Air BPBD Rembang Berkurang

BPBD Rembang Lakukan Antisipasi Bencana Alam Hingga ke Level Desa

Sementara itu, untuk mengantisipasi adanya bencana longsor maupun banjir, BPBD Kabupaten Rembang telah membuat sejumlah antisipasi pencegahan terjadinya hal tersebut. Antisipasi dilakukan dengan terjun ke lapangan secara langsung maupun membuat surat edaran agar masyarakat selalu waspada akan terjadinya bencana.

“Kami membuat surat edaran yang dikirim ke kecamatan untuk nantinya diteruskan ke desa. Agar masyarakat yang sekiranya hidup di daerah rawan bisa selalu waspada,” kata Pramujo.

Kali ini, beberapa sungai yang dibersikan meliputi sungai yang mengalir di Desa Sidoarjo, Kecamatan Sedan dan di Desa Nglojo, Kecamatan Sale,” tandasnya. (*)

Komentar