oleh

Sejumlah UMKM Terpaksa Tutup, Dinindagkop UKM Rembang Gandeng Mahasiswa

Rembang, SMJTimes.com– Pandemi Covid-19 sempat membuat banyak UMKM menutup usahanya. Dinindagkop UKM Rembang gandeng mahasiswa untuk mengembangkan berbagai pelatihan.

Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) saat ini banyak dikembangkan oleh masyarakat. Selain modalnya yang kecil, untung yang dihasilkan pun dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari–hari.

Akan tetapi, pandemi Covid-19 yang melanda di Indonesia hampir dua tahun belakangan ini, membuat sejumlah UMKM terpaksa gulung tikar.

Akhsanudin selaku Kepala Dinindagkop UKM Rembang mengatakan, banyak pedagang yang terpaksa menutup usahanya selama pandemi. Hal ini dikarenakan pembatasan kegiatan membuat pasaran dagang mereka menjadi tidak ada.

Sejumlah_UMKM_Terpaksa_Tutup,_Dinindagkop_UKM_Rembang_Gandeng_Mahasiswa

“Dampaknya memang sangat luar biasa ya. Banyak tempat jualan yang akhirnya ditutup, sementara mereka kan tidak tahu harus jualan ke mana lagi.” Ungkap Akhsanudin pada hari Rabu (03/11).

Baca Juga :   Alumni Resimen Mahasiswa Pati Diminta Mengabdi kepada Masyarakat

Sementara itu, Dinindagkop UKM Rembang juga terus melakukan upaya untuk membangun kembali UMKM yang terancam bangkrut. Salah satu upaya tersebut dengan menggandeng mahasiswa yang sedang KKN.

“Kami juga terus melakukan upaya seperti mengajak kerja sama dengan mahasiswa. Kemarin ada yang dari Unisula, Undip, dan penandatanganan MOU dari IPB. Semua punya programnya masing-masing demi memajukan kembali UMKM yang sempat mundur” Kata Akhsanudin saat ditemui di kantornya.

Saat pandemi, para pedagang yang paling terdampak yaitu pedagang jajanan yang biasanya berjualan di depan sekolah. Mereka kebingungan untuk menjajakan dagangannya.

Dengan adanya pelatihan yang diberikan melalui kerja sama dengan mahasiswa, diharapkan pelaku UMKM bisa melihat potensi dan pasar mereka kembali.

Baca Juga :   Dinkop Pati Himpun Data Pelaku Usaha Melalui Bansos UMKM

Akhsanudin berharap agar pelaku UMKM tidak patah semangat dan berani mencoba hal baru seperti teknologi untuk mencapai pasar yang lebih besar. (*)

Komentar

News Feed