oleh

Cegah Pengoperasian Kembali, Ormas Minta Tempat Prostitusi di Pati Dirobohkan

Pati, SMJTimes.com – Beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan mendukung penutupan lokalisasi di Kabupaten Pati. Bahkan mereka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati segera merobohkan bangunan prostitusi yang telah ditutup.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati khawatir para penghuni lokalisasi yang sudah lama pergi  akan kembali lagi bila tidak segera dirobohkan. Menurut mereka, langkah ini dilindungi peraturan mengingat lahan yang ditempati lokalisasi merupakan lahan hijau yang seharusnya digunakan untuk pertanian.

“Kami koordinasi dengan Kasatpol PP Pati agar bangunan yang ada di LI itu segera dirobohkan. Sudah jelas melanggar Perda RTRW, tidak ada alasan untuk ditunda,” kata ketua GP Ansor Pati Itqonul Hakim, belum lama ini.

Baca Juga :   Tokoh Agama Perlu Ambil Peran Edukasi Warga Terkait Vaksinasi

Selain itu, ia juga meminta Satpol PP Kabupaten Pati untuk menindak tegas tempat hiburan malam lainnya, seperti karaoke, yang masih buka di tengah pandemi Covid-19. Terlebih karaoke tidak berizin yang jelas-jelas sudah melanggar Perda dan meresahkan masyarakat.

Pihaknya tidak pekerja seks komersial (PSK) merangkap pemandu Karaoke (PK) yang ada di LI kemudian beralih ke tempat karaoke. Justru hal ini akan menjadi lahan baru bagi mereka. Sehingga, keberadaan karaoke ini juga harus ditertibkan oleh petugas.

“Karena itu, kami mendorong Satpol PP agar menertibkan juga tempat-tempat karaoke, kos-kosan yang sering digunakan mesum dan salon plus-plus di Pati,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kasatpol PP Pati Sugiyono, mengatakan pihaknya merasa perlu berkoordinasi dengan Tim Pencegahan dan penanggulangan prostitusi untuk merobohan bangunan di LI.

Komentar