oleh

Lorong Indah Pati Resmi Ditutup

Pati, SMJTimes.com – Kompleks prostitusi Lorok Indah alias Lorong Indah resmi ditutup pada Kamis (19/8/2021) petang. Penutupan ini dilakukan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Derah (Forkopimda) Pati bersama pasukan gabungan TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Mereka mendatangi kompleks prostitusi Lorong Indah, Margorejo. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut deklarasi dan komitmen bersama penutupan tempat prostitusi yang dilakukan para pejabat Forkopimda sehari sebelumnya.

Sebelum menuju LI, para personel TNI-Polri dan Satpol PP terlebih dahulu menggelar apel gelar pasukan di halaman sekretariat daerah Kabupaten Pati. Apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Pati Haryanto.

Haryanto, Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, Dandim Letkol Czi Adi Ilham Zamani, dan Ketua Komisi A DPRD Pati Bambang Susilo ikut terjun langsung menutup tempat prostitusi itu.

Baca Juga :   Istri Lawan Suami di Pilkades Desa Banyuurip Margorejo

Beberapa spanduk peringatan terkait penutupan prostitusi dipasang di beberapa sudut LI. Di lokasi, Haryanto mendapati seorang pria. Dia mengaku warga Kecamatan Kayen.

“Kenapa masih di sini? Mending cari kerja yang lain saja. Tempat ini sudah kami tutup,” kata Haryanto kepada pria itu.

Pria itu lalu menjawab bahwa dirinya hanya ingin membereskan barang-barang yang ada di dalam rumah yang ia sewa.

“Saya di sini sewa rumah, Pak. Ini karena tidak ada tanggapan (pekerjaan orkes),” ujarnya.

Ia pun sudah rela penutupan LI ini. “Saya ini mau ambil barang-barang yang masih ada di dalam,” lanjutnya.

Secara umum, kawasan LI sudah sepi. Hanya ada beberapa orang pemilik bangunan.

Baca Juga :   Pemkab Pati Layangkan Surat Pembongkaran kepada Pengelola Lorong Indah

Bupati Pati Haryanto mengatakan, penutupan ini sudah menjadi komitmen bersama. Apalagi, kawasan prostitusi ini sejatinya merupakan lahan pertanian berkelanjutan yang harus dikembalikan fungsinya.

“Ini melanggar Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Selain itu, dari sisi norma agama, kebudayaan dan lain-lain, itu tidak benar. Kami datang ke sini untuk memastikan bahwa tidak ada yang beraktivitas di sini,” kata dia.

Komentar