oleh

Faktor Tersendatnya Pencairan BST di Pati

Pati, SMJTimes.com – Sudah tiga bulan, Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kabupaten Pati belum cair. Soalnya masih menunggu data turun dari Kemensos RI. Selain itu, ada perbaikan data ditemukan kisaran 19.000-an penerima yang datanya masih belum valid.

Menurut pengakuan Sunarto, ia mendapatkan mendapatkan BST terakhir pada bulan April lalu. “(Sekarang) belum dapat lagi. Tidak tahu kenapa ini. Banyak yang mengalami seperti ini,” paparnya.

Menanggapi ini, pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati mengakui adanya BST yang tak cair ini. Soalnya, pihaknya masih menunggu data turun dari Kemensos. Sedangkan penerima BST ini sebanyak 26.000-an orang.

“Iya belum cair ini. Kami masih menunggu by name by address (BNBA),” imbuh Kabid Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin pada Dinsos Kabupaten Pati, Tri Haryumi.

Baca Juga :   DPRD Pati Batalkan Studi Banding Akibat Covid-19 Meninggi

Tak hanya itu, adanya perbaikan data sejumlah NIK timbul permasalahan. Dijumpai 19.000-an data tak valid. Alasannya, ada sejumlah NIK yang belum E-KTP. “Soalnya ada beberapa NIK yang tak valid setelah diperbarui,” sebutnya.

Selanjutnya, pihaknya mempermasalahkan adanya kebijakan PPKM ini. Soalnya dengan adanya itu, BST ini jadi tertunda.

“PPKM jadi tertunda ini. Yang sudah ada kepastian jadwalnya itu penyaluran BNPT dan PKH. Untuk BST saya coba koordinasi dengan penyalur. Apakah ada informasi kelanjutannya,” pungkasnya.

Adanya refocusing juga berpengaruh. Pasalnya, anggaran dari Kemensos difokuskan untuk program vaksin. “Kalau tidak ada anggarannya mau gimana lagi? Di pusat kalau tidak ada anggaran kan langsung berhenti ini. Karena untuk alokasi anggaran ganti untuk vaksin,” jelasnya.

Baca Juga :   Narapidana Lapas Pati Akan Divaksin Bulan Ini

Dikabarkan sebelumnya, ada 19.501 penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) mengalami saldo kosong. Artinya, mereka tak mendapat bantuan tersebut. Adanya persoalan ini disebabkan beberapa faktor. Di antaranya, belum E-KTP, pindah tempat tinggal, dan ada yang meninggal dunia. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Pencairan BST Terlambat, Begini Penjelasan Dinsos Pati”

Komentar

News Feed