oleh

Pedagang Tolak Relokasi, Pemkab Kukuh Pindahkan Pasar Rembang

Rembang, SMJTimes.com – Wacana relokasi Pasar Rembang nampaknya akan berjalan tidak mudah. Hal tersebut lantaran belum adanya kesepahaman antara para pedagang dan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang. Para pedagang masih tetap pada pendiriannya, enggan dipindahkan ke tempat baru yang telah dicanangkan oleh Pemkab Rembang.

Kendati menuai polemik, Bupati Rembang Abdul Hafidz kembali menegaskan akan tetap merelokasi Pasar Rembang. Bagaimanapun, pihak Pemkab sudah menggelontorkan anggaran cukup besar untuk studi kelayakan dan khususnya pembuatan desain yang menghabiskan biaya sebesar Rp600 juta. Bahkan sebelumnya Pemkab Rembang telah menyiapkan dana sebesar Rp120 miliar agar wacana relokasi ini bisa segera terealisasi.

“Begini, itu kan sudah dikeluarkan biayanya Rp600 juta. Baru untuk desain itu. Bapak Ibu DPRD juga sudah menyetujui. Kan itu masalahnya,” ungkap Abdul Hafidz dalam keterangannya, Senin (21/6/2021).

Baca Juga :   Belum Dapat Izin, Pemkab Rembang Terus Pantau Operasional 5 Wisata Air

Persoalan lain juga diungkapkan oleh Abdul Hafidz. Ia mengaku sudah menugaskan Wakil Bupati, Mochamad Hanies Cholil Barro’ untuk negosiasi dengan para pedagang guna mencari jalan tengah.

“Pasar akan tetap kami pindahkan, cuma butuh waktu komunikasi saja. Kami sudah menugaskan Pak Wabup untuk komunikasi dengan pedagang,” jelasnya.

Abdul Hafidz sendiri sebenarnya menyadari jika wacananya tersebut tidak mendapat respons baik dari para pedagang. Bahkan sejak wacana tersebut diungkapkan pada 2016 lalu, para pedagang ramai-ramai membuat petisi penolakan dan tidak berkenan untuk dimediasi.

Namun, ia mencoba memberi pengertian, relokasi pasar ini adalah bagian dari upaya Pemkab Rembang untuk memperbaiki tata Kota Rembang. Termasuk di antaranya adalah memindahkan pasar dari lokasi saat ini ke daerah yang dinilai lebih bagus, yakni Kampung Baru, Desa Sumberejo, atau 200 meter ke barat dari lokasi saat ini, yang dulunya merupakan pasar hewan.

Baca Juga :   Satpol PP Rembang Kurang Maksimal Lakukan Operasi Nataru Sebab Anggaran Dipangkas

Di sisi lain, para pedagang menilai bahwa tindakan tersebut tidak solutif. Bagi mereka, lokasi yang baru kurang strategis. Para pedagang menawarkan alternatif yakni merenovai tempat sekarang, atau jika memang harus dipindah maka dicarikan ke tempat lain yang lebih potensial, yaitu Perempatan Galonan. (Adv)

Komentar

News Feed