oleh

Pati Masuk Lima Daerah yang Disorot Pemerintah Pusat

Pati, SMJTimes.com – Perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pati menjadi sorotan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati Suharyono mengungkapkan Pati masuk lima daerah di Jawa Tengah yang menjadi sorotan Pemerintah Pusat.

“Jawa Tengah ada lima kabupaten/kota yang menjadi pantauan pusat. Yakni Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati, Kabupaten Blora, Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Pekalongan,” ujar saat membuka Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (8/6/2021).

Selain itu, Kabupaten Pati juga masuk delapan daerah di Jawa Tengah yang dalam kondisi zona merah atau mempunyai tingkat risiko penularan virus corona yang tinggi. Kedelapan daerah zona merah saat ini yaitu: Kudus, Jepara, Pati, Demak, Grobogan, Sragen, Brebes, dan Tegal.

Baca Juga :   BKPP Pati Siapkan Anggaran Rekrutmen ASN lebih dari Rp1 Miliar

“Jadi baik di tingkat Pusat maupun Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pati termasuk di dalam pantauan,” tutur Suharyono.

Masuknya Pati zona merah ini pada Senin (7/6/2021). Maka dari itu, pihaknya melakukan Rapat Koordinasi ini agar penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati terorganisir dan kasus positif Covid-19 mengalami penurunan.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menginstruksikan kepada jajarannya kembali melakukan pengetatan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Haryanto meminta jajarannya terus menggencarkan operasi yustisi.

“Penegakan ini kita fokus kepada zona merah bagaimana menjadi zona oranye. Zona oranye dan kuning woro-woro edukasi kepada masyarakat. Jangan menyepelekan Covid-19 dan menganggap tidak ada,” kata Haryanto yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati.

Baca Juga :   Pantau KBM Tatap Muka, Bupati Ingin Semua Sekolah Bisa Ikut

Ia tidak mau operasi yustisi hanya dilakukan pada malam Minggu atau malam Sabtu saja. Ia meminta operasi yustisi dilakukan setiap hari.

“Penegakan disiplin yustisi tidak hanya malam Sabtu dan Minggu tetapi setiap hari. Kita menjadi pantauan nasional,” tandas Haryanto.

Rapat Koordinasi ini juga dihadiri Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati Mahmudi, Dandim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, Wakapolres Pati Kompol Sumiarta, Anggota DPRD Kabupaten Pati Endah Sri Wahyuningati dan jajaran OPD di Pemkab Pati. (*)

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Masuk Zona Merah, Kasus Covid-19 di Pati Jadi Sorotan Pemerintah Pusat”

Komentar

News Feed