oleh

Komoditas Jagung Langka, Harga Pakan Ayam Naik

Pati, SMJTimes.com – Harga pakan kembali naik di triwulan kedua tahun 2021. Harga ecernya kini mencapai Rp8.500 per kilogram di pasar.

Diketahui kenaikan harga pakan sudah berlangsung sejak November 2020 lalu. Setiap bulannya harga pakan ayam terus naik hingga sekarang.

Kondisi ini menyebabkan harga komoditas daging ayam meroket di bulan jelang Idulfitri yakni di harga Rp40 ribu.

Terus naiknya harga pakan ayam juga mengancam eksistensi pengusaha peternak dan petelur ayam.

Pasalnya, karena pakan naik harganya harga pokok produksi juga meningkat, daripada membuat kerugian, para peternak dituntut menghentikan sementara bisnisnya.

Celakanya tidak ada alternatif pakan untuk ternak ayam pedaging dan petelur. Khususnya, untuk peternak ayam petelur. Diketahui menjelang akhir hari raya Idulfitri permintaanya malah turun sehingga harga ikut turun di Rp22 ribu per kilo dari Rp24 ribu.

Andi Hirawadi, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pati menyebut, mahalnya pakan ayam ini disebabkan oleh langkanya komoditas jagung untuk bahan baku.

“Pakan ayam sekarang mahal. Kami asumsikan karena jagung sebagai bahan dasarnya belum panen bulan ini. Masih mengandalkan impor. Belum dipanen masih ada yang padi,” kata Andi saat ditemui di kantornya, Jumat (7/4/2021).

Selain itu, bahan impor baku non jagung seperti bungkil kacang kedelai dan tepung daging tulang juga belum sampai ke Indonesia.

Andi berharap harga pakan akan aman di akhir triwulan kedua, akhir bulan juni hingga awal bulan Juli 2021.

“Kita berharap harga pakan turun di triwulan ke tiga, setelah panen raya komoditas jagung,” ujar Kabid Peternakan Dispertan Pati.(*)

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Harga Pakan Ayam Terus Naik, Diprediksi Sampai Juni 2021”

Komentar

News Feed