oleh

Mantan Pegawai Bank Ditangkap Karena Palsukan Transaksi

Semarang, Smjtimes.com – Terpidana kasus pemalsuan surat, Farah Annisa Yustisia, akhirnya ditangkap setelah sempat menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama 5,5 tahun. Dulunya, ia merupakan mantan customer service (CS) Bank Mandiri Cabang RS Kariadi Semarang.

Tim gabungan dari Kejaksaan Tinggi Jateng, Kejaksaan Negeri Kudus dan Kota Semarang melakukan penangkapan terhadap terpidana Farah di Perumahan Bumi Rendeng Baru, Kudus, Senin (29/6/2020) sore.

“Ditangkap di rumahnya. Terpidana bersikap kooperatif,” ungkap Asintel Kejati Jateng Emilwan Ridwan saat melakukan konferensi pers di kantor Kejari Kota Semarang.

Menurutnya, tindakan tim kejaksaan adalah untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 21K/PID/2013 yang sudah keluar pada Desember 2014 lalu.

Baca juga: PPDB Tahun Ini, Dokumen SKD Disalahgunakan

Farah dinyatakan bersalah tindak pidana pemalsuan surat melanggar Pasal 263 ayat 1 KUHP jo Pasal 64 KUHP. Sehingga, dia dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun dan 8 bulan.

Farah terbukti dengan sengaja membuat pencatatan palsu dalam pembukuan atau dalam laporan transaksi.

“Yang bersangkutan mengambil dana nasabah secara keseluruhan kurang lebih Rp2,4 miliar, kemudian uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi,” tambahnya.

Sebelum dieksekusi, terpidana mengikuti tes rapid Corona dan hasilnya nonreaktif. Sehingga akan segera dimasukkan ke Lapas Wanita Bulu di Semarang. (*)

Baca juga: 67 Pelaku Tertangkap dalam Kasus Perjudian di Jateng

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *