SMJTimes.com – Kemal Palevi yang ikut bercerita tentang kondisi venue konser band rock Bring Me The Horizon ‘Transcend Thy Self: Church of Genxsis’ hari pertama. Menurutnya, kondisi tempat sangat panas dan menimbulkan banyak orang pingsan. Hal ini diceritakan olehnya lewat postingan media sosial beberapa waktu lalu.
“Gue gak pernah nonton konser, di tengah-tengah berhenti istirahat. Saking panasnya. Bahkan banyak yang pingsan. Dan saking padetnya penonton, medis gak bisa masuk,” ujarnya.
“Terus tiba-tiba @bringmethehorizon cabut di tengah-tengah show, karena katanya alasan keamanan. Venue emang goyang banget sih parah. Apalagi pas lagu Can You Feel My Heart, sama Shadow Moses. Wah itu dari FOH goyang banget sih parah serem. Dan kita semua di lantai 2 lagi. Bener-bener gak safelah. Jadi gue ngerti kenapa show ini harus stop,” tulisnya dalam caption.
Baru-baru ini, dia juga membagikan pengumuman bahwa konser di hari kedua ikut dibatalkan. Ini diumumkan oleh Ravel Entertainment, selaku promotor dan penyelenggara konser BMTH. Mereka juga mengungkap bahwa terhentinya konser pada hari pertama disebabkan oleh kendala Teknis.
“Saya, Ravel Junardy selaku promotor Ravel Entertainment ingin mengklarifikasi dan memohon maaf sebesar-besarnya atas kekurangan setlist penampil utama di show hari pertama dikarenakan kendala teknis,” tulis Ravel Entertainment pada postingan Instagram terbarunya.
Disebutkan pula bahwa dengan sangat menyesal, mereka harus membatalkan acara untuk hari kedua. Di postingan selanjutnya, pihak Ravel berjanji akan bertanggung jawab dengan memberikan refund secara proporsional untuk penonton yang datang di hari pertama, dan juga full refund bagi mereka yang mendapat tiket hari kedua.
“Dan dengan sangat menyesal, kami menginformasikan bahwa show hari kedua terpaksa dibatalkan,” imbuh mereka lagi.
Band rock Bring Me The Horizon (BMTH) sebelumnya berencana tampil di kawasan Ancol, Jakarta Utara pada Jumat-Sabtu (10-11/11/2023) malam. Namun, karena kendala teknis, mereka terpaksa menghentikan penampilan di pertengahan acara pada konser hari pertama.
Hal tersebut menuai protes dari fans yang telah membeli tiket konser. Sehingga, para penonton yang emosi ikut ricuh, hingga suasana tidak kondusif lagi usai konser dihentikan. (*)











Komentar