SMJTimes.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) disebut tengah melakukan pengkajian ulang terhadap adanya rencana uji coba Tim Nasional (Timnas) sepak bola Indonesia melawan Yordania dan Kuwait di Timur Tengah.
Dalam hal ini, Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, mengatakan bahwa pengkajian ulang tersebut berdasar pada pihaknya yang menunggu jaminan keamanan dari sejumlah negara mitra dalam satu hingga dua hari ke depan.
Karena berdasarkan rencana awal, Timnas Indonesia akan menghadapi Yordania pada 13 November 2026 dan Kuwait pada 17 November 2026 mendatang. Dan jika situasi nanti dinilai tidak kondusif, PSSI siap melakukan pemindahan pertandingan ke negara lain sekaligus mencari lawan pengganti.
Mengingat kondisi Timur Tengah yang saat ini dinilai cukup memprihatinkan, Erick Thohir menegaskan bahwa keselamatan pemain dan pelatih Timnas Indonesia berada di atas kepentingan pertandingan.
“Kondisi Timur Tengah hari ini cukup memprihatinkan. Tentu safety, keamanan untuk para pelatih dan pemain kita prioritas,” ujar Erick Thohir, Selasa (13/10/2026), dikutip dari Kompastv.
Atas inisiasi tersebut, PSSI berupaya menghubungi sejumlah negara yang sebelumnya sudah melakukan kesepakatan terkait dengan jadwal uji coba untuk menanyakan kondisi keamanannya masing-masing.
Pasalnya menurut Erick Thohir, mencari lokasi sekaligus lawan baru bukanlah sebuah oerkara yang mudah lantaran waktu untuk menuju jadwal pertandingan tinggal sekitar satu bulan.
“Kalau memang ternyata kondisinya tidak kondusif, ya terpaksa kita harus cari lawan tanding lain di negara lain. Ini cukup kompleks, apalagi dengan waktu yang tinggal satu bulan ini. Jadi enggak mudah,” jelasnya.
Diketahui, pertandingan uji coba melawan sejumlah tim dari negara Timur Tengah merupakan bagian dari persiapan untuk menghadapi Piala Asia pada Januari 2027 mendatang, yang tepatnya akan digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. (*)


Komentar